Konflik Internal, ISIS Penggal 15 Orang Anggotanya

MEDANHEADLINES.COM – Kelompok ISIS yang berada di Provinsi Nangarhar dikabarkan mengeksekusi mati dengan memenggal 15 anggotanya sendiri akibat konflik internal yang mereka alami, demikian keterangan pemerintah setempat.
Keterangan lebih rinci mengenai insiden tersebut belum diketahui sementara ISIS-pun belum mengkonfirmasi berita ini.
Attaullah Khogyani, juru bicara kantor gubernur provinsi, menurut laporan Reuters, mengatakan bahwa 15 orang anggota ISIS dieksekusi setelah terjadi perpecahan internal dalam kelompok bersenjata yang terkenal brutal tersebut.
Pembunuhan itu terjadi di distrik Achin. Nangarhar, yang pertama kali dimasuki ISIS pada awal 2015, adalah sebuah kawasan bergolak yang menjadi pusat persaingan antara ISIS dan kelompok-kelompok militan lainnya. Wilayah itu juga merupakan perbatasan antara Afghanistan dengan Pakistan.
Kelompok bersenjata Taliban dan ISIS seringkali bertempur satu sama lain di Nangarhar dan keduanya juga menjadi sasaran utama serangan udara Amerika Serikat.
Meski demikian, hubungan sebenarnya antara Taliban dengan ISIS masih belum sepenuhnya dimengerti. Ada sejumlah insiden terpisah di Afghanistan di mana para anggota kedua kelompok tersebut saling bekerja sama.
Menurut sejumlah dokumen intelejen Afghanistan yang diperoleh Reuters pada awal tahun ini, pihak keamanan meyakini ISIS beroperasi di sembilan provinsi, dari Nangarhar dan Kunar di timur, Jawzjah, Faryab dan Badakhshan di utara, dan Ghor di barat tengah.(ant)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.