Sumut  

Lembaga Inspektorat Dinilai Belum Efektif dan perlu dikaji ulang

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Lembaga Inspektorat dinilai belum efektif dalam menjalankan fungsinya serta terkesan seperti lembaga buangan, padahal, harusnya, lembaga ini diisi oleh orang-orang pilihan dengan integritas yang sangat bagus.

Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara, Sarma Hutajulu pada Focus Group Discussion bertema ‘Peningkatan Fungsi Inspektorat Provinsi Sumatera Utara sebagai Aparat Pengawas Intern Pemerintah yang Handal, Profesional dan Berintegritas’ di Medan.

“Saya rasa perlu ada peningkatan sumber daya manusia di Inspektorat. Kebetulan tadi saya tanya golongan di Inspektorat Provinsi Sumut. Bagaimana memeriksa yang lebih tinggi, kalau golongan dan ilmu SDM di Inspektorat tidak tinggi,” ujar Sarma.

Padahal, lanjutnya, secara regulasi lembaga ini sangat baik. Atas dasar itu SDM Inspektorat harus handal dan bandal. Ia juga menyebutkan, petugas Inspektorat harus bisa mengatakan benar jika benar, dan salah jika salah pada atasan.

“Jangan tiba-tiba minta insentif. Bukannya kita tidak mau kasih. Hanya saja untuk insentif ini payung hukumnya memang tidak ada. Seharusnya, Pak Kadis bisa bertemu langsung dengan Pak Gubsu agar dikeluarkan Pergubnya. Jadi, kita bisa mempertimbangkannya,” sambungya.

Selain Sarma, hadir juga sebagai narasumber Perwakilan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), AKBP Gunawan, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Firman Halawa dan Praktisi Hukum, Dr Abdul Hakim Siagian.

Dalam materinya Abdul Hakim menyebutkan, kelembagaan inspektorat perlu dikaji ulang, karena keberadaan Inspektorat sebenarnya tidak efektif sebagai perangkat Pemda.

“Karena dibentuk eksekutif, keberadaannya jadi tidak efektif. Fungsinya jadi hampir sama dengan propos di polisi,’ ujar Abdul Hakim.

Seharusnya, tambah Abdul, kelembagaan inspektorat khusus dan tersendiri. Mengingat fungsi sebenarnya luar biasa strategis. Pengawasannya sempurna.

“Apapun yang berkaitan dengan kenegaraan, inspektorat jadi ujung tombak. Insepektorat bagian preventif. Inspektorat ikut bersama  dengan bagian tim,” Jelasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.