Selundupkan Sabu di Dalam Sandal, 4 wanita diringkus polisi

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Aparat kepolisian dari Polsek Helvetia berhasil meringkus empat wanita asal aceh yang melakukan penyeludupan Sabu-sabu yang dikemas dalam plastik dan diselipkan dalam sandal berbentuk sepatu

Kapolsek Helvetia Trila Murni mengungkapkan penangkapan ini bermula saat polisi menerima informasi adanya kurir narkoba yang membawa sabu dari Aceh menuju Jambi. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mendapatkan kabar kalau para kurir itu menginap di hotel sebelum melanjutkan perjalanan ke Jambi.

Setelah diketahui tempat penginapan para kurir itu, polisi berpakaian preman langsung menuju ke lokasi hotel.
“Sesampainya di hotel, petugas melakukan penyamaran sebagai pekerja hotel (Receptionis). Lalu polisi masuk ke kamar di lantai II yang dihuni oleh para pelaku,” urai Trila.

Begitu masuk di kamar itu, polisi pun langsung melakukan penggeledahan diseluruh sudut ruangan. Awalnya polisi tidak menemukan barang bukti sabu, tapi kecurigaan petugas muncul melihat sandal bertumit para pelaku seluruhnya serupa.

“Disitulah petugas mencoba membuka jahitan sandal dan menemukan 8 bungkus plastik berisi sabu yang diperkirakan seberat 1 Kg. Selanjutnya keempat wanita itu beserta barang bukti diboyong ke Mapolsek Medan Helvetia untuk diproses lebih lanjut,” sebutnya.

Berdasarkan penyelidikan sementara,  ke empat tersangka yaitu Fauziah Ishak (36), Darwati Ajalil (38), Nurlaila (45) dan Yisniari (20) yang merupakan warga Bireun Aceh Utara ini diberi empat pasang sandal yang sudah diseludupkan sabu dari seorang pria

“Rencananya narkotika tersebut akan diantar ke Jambi dan disana sudah ada yang menjemputnya. Para pelaku sengaja menyelipkan sabu tersebut ke dalam sandal guna mengelabui petugas,dan total sabu yang berhasil disita sebanyak 1kg ” tutur Trila.

Trila juga menyebutkan , Keempat kurir itu akan diupah sebesar Rp3 juta per orang bila berhasil mengantar ke Jambi.namun Belum dibayar penuh sebelum barang haram itu diserahkan di Jambi

“ Mereka baru mendapat uang transport saja,” kata Trila.

Dari keempaat pelaku lanjut Trila,mengungkapkan  seorang diantaranya bernama Fauziah Ishak telah lima kali berhasil membawa sabu sementara  Darwati Ajalil dan Nurlaila sudah satu kali berhasil, sedangkan Yusniari baru kali ini menjadi kurir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.