PSP Center fokus Upayakan Pemulangan Gunawan dari Malaysia

MEDANHEADLINES.COM, Medan -Pranada Surya Paloh Center sedang membantu pemulangan Gunawan Syahputra, Warga Sari Rejo, Medan yang terkapar sakit di Malaysia.

“Begitu kita mendapatkan kabar soal Gunawan, kita langsung mengkomunikasikan pada saudara Tengku Adnan yakni perwakilan Partai NasDem di Malaysia,”ujar Kordinator Rumah Aspirasi Prananda Surya Paloh Gandi F Manurung, Rabu (25/10/2017).

Sebelumnya Gandi juga sudah berkoordinasi dengan Diah, perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Malaysia. Dari pesan singkat yang diterima Gandi KBRI berencana memberikan bantuan berupa pemberian tiket dan pembayaran denda pada keimigrasian Malaysia.

Diah juga mengatakan Gunawan bisa pulang kalau keadannya semakin membaik. “Karena kita dapat informasi dari rumah sakit (RS Kajang) Selangor, yang bersangkutan masih dalam kondisi kritis. Belum bisa terbang karena penyakit TBC. Biasa pihak rumah sakit tidak mengizinkan karena yang bersangkutan mengalami penyakit menular,” ujar Diah.
Gunawan dirawat di WAD 2 bed no 24. Dia hanya bisa terbaring lemas karena penyakitnya. Maimunah, Orang Tua Gunawan sudah kehabisan dana untuk bisa memulangkan anaknya.

“Intinya kita sudah mengupayakan pemulangan Gunawan dengan mengkoordinasikan pada KBRI. Kita sudah maksimal. Kita juga berharap ada perhatian dari Pemerintah Propinsi dalam hal ini gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, untuk memberikan perhatian dan bantuan terhadap Gunawan. Karena ia warga negera Indonesia yang berdomisili di Sumatera utara khususnya Kota Medan,” tegas Gandi.

Sebelumnya tim Prananda Surya Paloh Center, sudah menyambangi rumah orang tua Muhammad Gunawan di Jalan Melati Sari Rejo Medan Polonia. Orang tua Gunawan, Maimunah berharap agar anaknya tersebut dapat dipulangkan.

“Kami berharap pada para dermawan dan juga gubernur Sumatera utara untuk dapat membantu pemulangan anak kami ini, untuk dapat perawatan di Medan,” ujar Maimunah. (pra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.