MEDANHEADLINES, Medan – Kelangkaan garam yang terjadi di hampir seluruh Wilayah Indonesia juga terjadi di Kota Medan, akibatnya bukan hanya jadi sulit dicari namun harga garam pun meningkat hingga mencapai dua kali lipat.
Ahua, Salah Seorang Pedagang di Pasar Petisah mengatakan kelangkaan ini sudah mulai terjadi sejak satu bulan belakangan.
“Saya pun menjual garam ini karena ada stok yang kemarin,” katanya
Sebelumnya Ahua mengaku setiap harinya dapat menjual hingga 20 sampai 30 bungkus per hari. Namun sejak kelangkaan ini paling banyak hanya terjual 10 bungkus
“ Kalau dulu garam halus dan kasar dijual Rp 2 ribu per bungkus. Namun, kerena pasokannya menipis saat ini dijual Rp 5 ribu per bungkus,” ungkapnya.
Senada dengan Ahua, salah satu pedagang di Pasar Simpang Limun Medan, Upik mengatakan kosongnya stok garam di pasaran membuat harganya melambung tinggi.
“Biasa saya jual Rp 2 ribu sekarang Rp 5 ribu,akibatnya pembeli banyak yang tidak jadi membeli karena mahal,” ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, menjelaskan pasokan garam di Indonesia mengalami kelangkaan karena produksi garam yang turun setelah musim hujan yang panjang terjadi di beberapa wilayah penghasil garam.
Untuk mengantisipasi hal ini, pemerintah Indonesia akan melakukan impor garam dari Australia untuk mengatasi kelangkaan ini (red)












