Sumut  

Kebutuhan Haji 2017, Pertamina MOR I Siapkan Stok Avtur

MEDANHEADLINES, Medan – Dalam rangka memenuhi kebutuhan penerbangan haji tahun 2017, PT Pertamina telah menyiapkan stok bahan bakar jenis avtur sebanyak 2.964 kiloliter (kl) di Depo Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara.

General Manager PT Pertamina Marketing Operation Region I ( MOR I) Sumatera Bagian Utara Erry Widiastono mengatakan,tahun ini Pertamina juga melakukan penambahan stok avtur, karena adanya penambahan kuota untuk masyarakat Sumut dari 18 kelompok terbang (kloter) pada musim haji 2016, menjadi 22 kloter di musim haji tahun ini.

“DPPU Kualanamu akan melayani 22 kelompok terbang (kloter),dan diperkirakan akan mengalami lonjakan kenaikan kebutuhan avtur sekitar 16 persen dari kondisi normal. Yakni dari 450 kiloliter (kl) menjadi 520 kl. Kenaikan sekitar 16 persen juga diprediksi terjadi pada fase kedua yang merupakan fase kepulangan jamaah dari Tanah Suci. Penambahan ini juga sekaligus untuk memenuhi kebutuhan dari embarkasih lain yang transit di Bandara Kualanamu,”ujar Erry

Selain menambah stok di DPPU Bandara Kualanamu, PT Pertamina, lanjut Erry, juga melakukan penambahan stok di tiga DPPU lainnya di Sumatera Bagian Utara, yang melayani penerbangan haji. Yakni di DPPU Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh, DPPU Minangkabau di Sumatera Barat dan DPPU Hang Nadim di Kepulauan Riau.

DPPU SIM yang melayani 11 kloter mulai 16 Agustus, diperkirakan akan mengalami lonjakan 84 persen pada fase pertama, yakni dari 65 kl menjadi 120 kl. Sementara fase kedua kenaikan diperkirakan mencapai 100 persen, yakni dari 65 kl menjadi 130 kl.

DPPU Minangkabau yang akan melayani 16 kloter mulai 28 Juli, diperkirakan akan mengalami lonjakan drastis permintaan avtur hingga 236 persen pada fase pertama, yakni dari normal 125 kl menjadi 420 kl. Sementara pada fase kedua kenaikan sekitar 44 persen, yakni dari 125 kl menjadi 180 kl.

Sedangkan DPPU Hang Hadim yang akan melayani 27 kloter mulai 30 Juli, diperkirakan mengalami lonjakan permintaan avtur hingga 25 persen pada fase pertama, dari 260 kl menjadi 325 kl. Sementara fase kedua naik sekitar 31 persen, yakni dari 260 menjadi 340 kl.

“Avtur disediakan untuk mengantisipasi kenaikan permintaan yang bisa mencapai 236 persen dibanding kondisi normal. Khusus untuk haji, stoknya naik 14 persen dari 15.957 kl pada tahun 2016 menjadi 18.148 kl pada tahun ini,” Pungkasnya.

Sementara itu, Manager Avisi, Sihol Situmorang mengatakan, sebagia dampak dari penambahan kuota haji ini, pihaknya juga menambah sumber daya manusia (SDM) yang melayani pengisian bahan bakar untuk pesawat udara. Penambahan SDM ini ditujukan untuk tetap memberikan pelayanan maksimal kepada maskapai.

“Maskapai tentunya tidak ingin berlama-lama di bandara karena terkait dengan biaya parkir yang cukup tinggi. Untuk itu kita tambah SDM supaya pelayanan kepada mereka juga bisa dilakukan secara maksimal,” Jelasnya. (red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.