Hindarkan penyalahgunaan, Kapolri : Tangkapan Sabu 1 ton harus segera dimusnahkan

MEDANHEADLINES –  Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta agar Polda Metro Jaya sesegera mungkin untuk melakukan pemusnahan barang bukti sabu seberat 1 ton yang berhasil diungkap jajaran kepolisian beberapa waktu yang lalu.

Hal ini dilakukan agar menghindari upaya penyalahgunaan karena besarnya barang bukti yang dimiliki dapat memancing penyelewengan oleh oknum-oknum tertentu.

“Saya sudah meminta Pak Kapolda, Dirnakorba Pak Nico untuk segera menyisihkan barang bukti dan melakukan pemusnahan,” tegas Jenderal Tito

Kapolri juga meminta agar pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan secara transparan. Tito menyarankan ke Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan untuk mengundang pihak eksternal dalam pemusnahan tersebut sebagai bukti transparansi.

“Nanti pemusnahannya saya minta dilakukan dengan mengundang pihak eksternal, diuji labfor secara terbuka di lapangan, setelah itu undang pihak-pihak terkait untuk melakukan pemusnahan, untuk menunjukkan transparansi, bahwa barang ini segera kita musnahkan,” tuturnya.

Selama dalam penyitaan, Tito juga meminta agar penyimpanan barang bukti sabu tersebut betul-betul diawasi. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penggelapan barang bukti.

“Saya sudah meminta kepada Pak Kapolda dan Propam untuk mengawasi barang bukti ini di tempat khusus dan dijaga khusus termasuk oleh Propam, pengawas internal kita. Supaya tidak terjadi penyimpangan,” tandas Tito.

Sebelumnya, Jajaran Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan penyelundupan 1 ton sabu di Pantai Anyer, Banten, pekan lalu. Polisi juga mengamankan 4 WNA asal Taiwan penerima barang yang salah satunya di antaranya tewas ditembak karena melakukan perlawanan saat ditangkap. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.