MEDANHEADLINES, Medan – Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara kembali mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai Peredaran Uang palsu, terlebih saat menjelang lebaran 2017.
Selain itu,pada tahun Ini BI juga Mencatat telah menemukan uang palsu sebanyak 1936 lembar yang didominasi oleh Pecahan Rp 50.000 dan Rp 100.000
“Uang Rp 50.000 dan Rp 100.000 paling banyak ditemukan. Tetapi kalau untuk uang baru emisi 2016, belum ada kami temukan uang palsunya karena banyak pengamannya sehingga sulit dipalsukan,” kata Kepala Perwakilan BI Sumatera Utara, Arief Budi Santoso di Medan
Oleh Karenanya, Arief mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada setiap kali menerima uang. Dan meminta agar Masyarakat memahami tanda-tanda pengaman yang terdapat dalam uang asli agar tidak menjadi korban peredaran uang palsu.
“Kami selalu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang uang palsu dan kami juga melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengantisipasi peredaran uang palsu tersebut,” jelasnya
Ia juga menyatakan,Jumlah Uang palsu yang di temukan tahun ini diprediksi lebih banyak dari tahun sebelumnya.
“ Pada tahun 2015 pihaknya menemukan uang palsu sebanyak 3737 lembar, kemudian tahun 2016 BI Sumut menemukan uang palsu sebanyak 3902 lembar,sementara hingga saat ini sudah 1936 lembar yang kami temukan,” pungkasnya.(lbs)












