MEDANHEADLINES,Medan – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho diminta untuk segera mengungkap sejumlah kasus pembunuhan yang terjadi terutama di wilayah hukum kota Medan.
“Saya minta kepada Kapolrestabes Medan untuk segera mengungkap sejumlah kasus pembunuhan,” ujar Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel.
Kapolda menambahkan, Poldasu bersama Polrestabes Medan sebelumnya sudah mengungkap tiga kasus pembunuhan yang terjadi di Sumatera Utara.
“Belum lama ini sudah tiga kasus pembunuhan yang telah diungkap di antaranya kasus pembunuhan di Mabar, kasus pembakaran yang menewaskan empat penghuni rumah di Tuntungan dan di Nias,” terangnya.
Untuk dapat mengungkap sejumlah kasus pembunuhan sambung Kapolda, harus memiliki beberapa bukti dan saksi, sehingga kasusnya benar-benar terungkap dan pelakunya segera ditangkap.
“Namun untuk sejumlah kasus pembunuhan yang belum terungkap di wilayah Polrestabes Medan, karena kurangnya alat bukti. Walaupun begitu, kasus pembunuhan tetap menjadi prioritas Polda Sumut,” terang Rycko.
Adapun kasus pembunuhan yang belum terungkap di wilayah Polrestabes Medan di antaranya kasus pembunuhan Aslamul Huda Nasution (31) di Percut Sei Tuan, penembakan Indri Wahyuni ,Kasus penikaman anak pengusaha showroom sepedamotor, Fahmi Rozi (20) di pelataran parkir Yang Lim Plaza, Tewasnya Irma Yani Safitri (25) warga Jalan Gambir Pasar VIII, Tembung, yang ditemukan membusuk di semak-semak Jalan Sempurna,
Penemuan sesosok mayat wanita dengan kondisi terbakar di semak-semak Jalan Ampera III Lorong Bengkok, Desa Muliorejo, Penemuan mayat pria tanpa identitas dengan luka tikaman di sekujur tubuhnya di depan Rumah Sakit Mitra Persada Jalan Djamin Ginting,,Kasus pembunuhan pelajar SMA Johannes Gultom (15) warga Jalan Perhubungan di lahan garapan Desa Sampali dan tewasnya penjaga gudang di Central Busines District (CBD) Polonia,(hsb)












