Medan  

FGD Pengelolaan pohon dan Pedestrian,Pentingnya kepedulian Masyarakat

MEDANHEADLINES,Medan- Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait pengelolaan pepohonan dan pedestrian di Kota Medan pada Jumat (7/4/2017) yang digelar di Harritage Aston City Hall

Dalam kegiatan yang menghadirkan dua nara sumber yakni Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof DR Ir Dodi Nandika dan Prof DR Ir Hadi Susilo Arifin MS ini bertujuan untuk mengajak seluruh warga peduli terhadap kondisi pepohonan, pedistrian maupun lingkungan  di sekitarnya sehingga Medan diharapkan bisa menjadi kota hunian yang indah, nyaman dan asri.

Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan, H.M Husni SE MSi  dalam FGD itu mengungkapkan, RTH Kota Medan  yang ada saat ini baru 5,6 %, termasuk 7 taman yang ada sejak jaman dahulu diantaranya Taman Ahmad Yani, Taman Beringin, Taman Helvetia serta Taman Teladan.  Oleh karenanya Husni beserta jajarannya akan mengoptimal RTH dan taman yang ada ini dengan menggandeng seluruh lapisan, termasuk swasta sehingga bisa dinikmati dan dimanfaatkan masyarakat.

Dikatakan Husni, pembangunan kota, termasuk pedestrian tidak terlepas dari dukungan semua pihak, terutama akademisi. Sehinga Diharapkannya, melalui FGD ini para akademisi bis amemberikan masukan berharga untuk melakukan penataan taman maupun perawatan pepohonan yang ada. Dengan demikian wajah Kota Medan ke depannya bisa berubah.

“Selain melakukan penataan taman yang ada dengan menggandeng semua pihak, kita juga akan  mendata ulang sleuruh pohon yang ada. Pendataan ini sangat penting untuk mengetahui usia pohon maupun  kondisinya sebagai dasar untuk dilakukan perawatan selanjutnya. Di samping itu kita juga selalu sharing dengan akademisi dengan harapan RTH maupunn taman yan g ada di Kota Medan akan lebih baik lagi ke depannya,” harap Husni.

Sementara itu,Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi yang membuka FGD ini  sangat mengapresiasi digelarnya FGD, Sebab fungsi pepohonan sangat penting bagi kehidupan manusia.  Apalagi Kota Medan memiliki banyak pohon maupun sejumlah taman yang hijau dan asri.  Oleh karenanya Pemko Medan secara bertahap  terus melakukan penataan demi menciptakan kota yang nyaman untuk dihuni.

Diungkapkannya, Kota Medan saat ini memiliki  Taman Cadika Pramuka di Jalan Karya Wisata dengan luas lebih kurang 25 hektar dan eks TPA Namo Bintang yang memiliki luas lebih dari 16 hektar  yang kini dijadikan ruang terbuka hijau (RTH). Di samping itu juga memiliki sejumlah taman yang hijau dan asri.  Keberadaan RTH,  taman serta pepohonan yang ada saat ini mampu menyumbang udara bersih  bagi Kota Medan.

“Masyarakat saat ini sangat ingin menikmati taman. Selain sebagi tempat bermain, juga melaksanakan sejumlah kegiatan maupun berolahraga. Untuk itu kita harus mempersiapkan taman yang benar-benar representatif. Di samping itu kita ingin merubah mindset masyarakat sehingga mereka  ikut peduli dan mau merawat taman maupun pepohonan yang ada saat ini. Jadi kita harus terus memberikan edukasi kepada amsyarakat,” kata Akhyar.

Melalui edukasi yang dilakukan ini, Akhyar berharap warga Kota Medan semakin lebih banyak lagi yang peduli terhadap kondisi pepohonan, pedestrian dan lingkunan di sekitarnya. Dia optimis jika lingkungan mampu diperbaiki, mampu menjamin keberlangsungan hidup genetrasi mendatang yang lebih berkualitas.(rls)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.