Pelaksanaan UNBK di Sumut Minim,Dewan Pendidikan: Pimpinan wilayah Tak Fokus

MEDANHEADLINES,Medan – Pengamat pendidikan dari Universitas Negeri Medan (Unimed) yang sekaligus Ketua Dewan Pendidikan Sumatera Utara , Prof Syaiful Sagala menilai, masih sedikitnya sekolah di Sumut sebagai penyelenggara UNBK memperlihatkan bahwa selama ini bupati/wali kota tidak fokus dan tidak memprogramkan dengan baik pelaksanaan pendidikan.

“salah satunya penyebabnya itu karena pimpinan wilayah baik walikota atau Bupati tak fokus,” ujarnya

Ia juga menambahkan,Hal ini diperburuk karena adanya peralihan kewenangan SMA/SMK ke tangan provinsi atau Disdik Sumut per 1 Januari 2017 lalu. sehingga Disdik Sumut belum sempat menjalankan programnya lantaran masih sibuk membenahi penarikan aset serta sumber daya manusia (SDM) dan anggaran.

“Diharapkan ada banyak perubahan yang akan terjadi di dunia pendidikan pada tahun 2018 dan 2019 mendatang. Karenanya, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota melalui dinas pendidikan diminta secepatnya mempersiapkan pendataan fasilitas sekolah. Sehingga, saat ada stakeholder yang ingin menyalurkan bantuan ataupun CSR ke sekolah, bisa mendapatkan informasi akurat,” ungkap Syaiful

Sebagaimana diketahui, waktu pelaksanaan UN baik itu UNBK dan UNKP khusus tingkat SMK secara serentak kurang lebih tinggal seminggu lagi. Sesuai hasil rapat koordinasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) beberapa waktu lalu, pelaksanaan UN dijadwalkan pada 3-6 April.

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan (Disdik) Sumut, jumlah keseluruhan sekolah yang menyelenggarakan Ujian Nasional (UN), baik itu Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) maupun Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP) tahun 2017 sebanyak 6.440 sekolah,namun hanya 1.502 sekolah saja yang menggelar UNBK atau hanya sekitar 20 persennya (lbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.