MEDANHEADLINES,Medan –Dalam kurun waktu 3 bulan ke depan,sumatera Utara akan memasuki Musim Kemarau dengan suhu yang relative tinggi.
“Ya benar, wilayah Sumut tiga bulan ke depan menghadapi musim kemarau. Suhu udaranya 33 sampai 36 derajat celsius,” kata Kepala Bidang Data dan Informasi BBMKG Wilayah I, Syahnan.
Namun,meski mengalami musim kemarau, tambah Syahnan, curah hujan juga masih membasahi wilayah kabupaten/kota secara lokal maupun keseluruhan.
“Musim ini tidak serta merta mengalami kemarau yang panjang, tapi masih diselingi curah hujan lokal maupun keseluruhan dengan intensitas ringan hingga sedang,” ungkapnya.
ia juga menambahkan ada lima dampak negatif yang perlu diperhatikan masyarakat seperti krisis air bersih.kebakaran,Gagal panen, gangguan kesehatan dan menurunnya Produktivitas
“Ada beberapa jenis penyakit saluran pencernaan yang sering muncul di musim kemarau, di antaranya diare dan kolera,” sebutnya.
Sementara untuk kebakaran hutan,pihaknya saat ini belum menemukan titik kebakaran hingga saat iini,namun seperti sebelumnya kebakaran hutan di sumatera utara didomnasi di wilayah daerah pegunungan yang berada di Danau Toba
“Untuk hari ini belum terpantau oleh satelit,” pungkasnya.(lbs)












