MEDANHEADLINES, Medan – Menanggapi bentrokan yang terjadi antara Gojek dan pengemudi Becak bermotor (betor),kepolisian Daerah Sumatera Utara mengingatkan Pemerintah untuk lebih Pro aktif agar konflik tidak meluas.
“Peran pro aktif pemerintah sangat dibutuhkan. Itu yang kita harapkan. Jadi antara masing-masing pihak yang berseteru haruselengkapi izinnya. Jadi pemerintah juga harus merespon,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting.
Menurut Rina, apabila konflik ini semakin meluas maka akan merugikan banyak pihak. Bukan saja bagi penarik betor dan driver gojek tetapi juga kepada masyarakat luas
“Kalau ada gangguan Kamtibmas begini, masyarakat jadi tidak nyaman menjalankan aktifitasnya. Jadi masing-masing pihak angkutan umum itu harus menahan diri. Jangan karena ada bentrok antara kelompok-kelompok ini masyarakat jadi tidake merasa nyaman,” kata Rina Sari.
Selain itu,rina juga menegaskan,Polda Sumut siap melakukan pengamanan apabila terjadi bentrokan. Karena Kamtibmas menjadi prioritas utama pihaknya.
“Kita lihat dari sisi penegakan hukum, kalau memang ada pelanggaran hukum kita akan tindak tegas. Makanya jangan sampai terjadi bentuean fisik. Jika ada masalah, selesaikan dengan jalur hukum” ujarnya.
Rina kembali berharap agar pemerintah turun tangan dalam penanganan hal ini. “Jadi pemerintah diminta diduk bersama untuk menyelesaikan masalah ini,” pungkas Kombes Rina Sari (pra)











