Kapolda : Tahanan kabur Itu Kelalaian !!

MEDANHEADLINES , Medan – Kapolda Sumut, Irjen Rycko Amelza Dahniel menegaskan peristiwa kaburnya 12 tahan Polsek Percut Sei Tuan merupakan kelalaian yang dilakukan personel kepolisian.

“Pasti karena kelalaian. Namanya tahanan pasti mau lari. Makanya dijaga,” katanya saat menghadiri acara Maulid nabi, jumat (30/12/2016) di Mesjid At-Taqwa Kodam I/BB.

Menurutnya,Petugas harus mampu mengamankan para tahanan sehingga tahanan tidak bisa kabur, Bila tahanan itu bisa kabur artinya ada kelalaian atau bahkan ada unsur kesengajaan.

“peristiwa kaburnya tahanan sangat kami sesalkan, dan saat ini Propam Polda sudah turun untuk mengetahuinya penyebab larinya tahanan” ujarnya

ia juga mengungkapkan akan melakukan evaluasi terhadap semua personil yang terlibat dalamkaburnya para tahanan ini “Akan kita periksa dan atasannya akan dievaluasi,” katanya.

dari informasi yang diperoleh ke 12 tahanan tersebut kabur setelah berhasil membuka jerjak besi dan kabur dari internit.

Adapun Para pelaku yang kabur adalah, Yudi Sanjaya warga Jl Pipit 4 No28, Perumnas Mandala, Dika Andrian warga Jl Bersama Gang Amal No4, Abdi Lubis warga Jl Balai Utama, Gang Pisang, Desa Tembung, Aprianto alias Black warga Jl Perhubungan, Dusun I, Desa Bandar Setia, Andes Sianturi warga Jl Lima, Pulo Brayan.

Abdul Imam warga Jl Bersama, Gang Karya, Kelurahan Banten, Novi Andri Syahputra warga Jl Antariksa, Polonia, M Aldi Reza warga Jl Setia Budi, Gang Cempaka, Tanjung Sari, Medan Selayang.

Kasian Handayani warga warga Jl Selamat Ketaren, Desa Medan Estate, M Fadli Reza warga Jl Baru, Yang Pekantan, M Tahir Nasution warga Jl Letda Sudjiono, Gang Kasih dan Agus Ramadani warga Jl Seser No.76 F, Kelurahan Sidorejo.(lbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.