MEDANHEADLINES, – Pemerintah memprioritaskan kegiatan belajar mengajar berjalan normal pasca gempabumi Pidie Jaya Aceh. Dari Data BNPB ada 271 bangunan sekolah rusak dan 86 sekolah rusak berat akibat gempa
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian PUPR Danis H. Sumadilaga,mengungkapkan Pembersihan terhadap sekolah yang rusak diharapkan selesai pada akhir Desember 2016 dan 86 sekolah akan di prioritaskan “Akhir Januari kami targetkan sekolah sudah menggunakan bangunan sekolah darurat/sementara, dan sudah tidak ada lagi yang belajar di bawah tenda” ucapnya.
Sebelumnya Pemerintah telah berkomitmen dan menargetkan pembangunan permanen sekolah selama 6 bulan pengerjaan dan bangunan keseluruhan sekolah ditargetkan akhir tahun 2017. Targetnya adalah pembangunan kembali semua bangunan yang rusak akibat gempabumi. Namun prioritas pertama adalah fasilitas umum, seperti sekolah, masjid, dan sebagainya.












