PLN terima pinjaman Rp5,9 triliun dari kanada dan hungaria

MEDANHEADLINES, – PT PLN (Persero) mendapatkan pinjaman proyek pembangunan pembangkit listrik berbahan gas senilai 435 juta dolar AS atau senilai Rp5,9 triliun dari kreditur asal Kanada, Export Development Canada (EDC) dan Hungaria, Hungarian Export-Import Bank (HEXIM).

Direktur Keuangan PLN Sarwono Sudarto dalam siaran pers di Jakarta, mengatakan, Penandatanganan pinjaman proyek itu telah dilakukan dan akan digunakan membiayai delapan proyek pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) bergerak atau “mobile power plant” (MPP) dengan total daya 500 MW.
Kedelapan proyek tersebut berlokasi di Lampung 4×25 MW, Pontianak 4×25 MW, Bangka 2×25 MW, Riau 3×25 MW, Belitung 25 MW, Ampenan 2×25 MW, Paya Pasir 3×25 MW, dan Nias 25 MW.
Menurut Sarwono, pinjaman berjangka selama 12 tahun itu tanpa jaminan pemerintah dengan tingkat suku bunga yang kompetitif dan tetap (fixed), sehingga meminimalkan risiko fluktuasi suku bunga.
“Skema ECA tanpa jaminan pemerintah ini merupakan salah satu alternatif pendanaan PLN selain obligasi, lembaga perbankan, ataupun lembaga kreditur baik bilateral maupun multilateral,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, pendanaan kedua kreditur untuk program 35.000 MW tersebut merupakan bukti komitmen PLN menyediakan listrik bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

“Tidak kalah penting juga yaitu PLN sebagai agen pembangunan telah mendukung penyediaan pasokan listrik yang memadai dan mendukung kebutuhan akan listrik sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah serta nasional,” ujarnya.

sementara itu, Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN Made Suprateka mengatakan, MPP 500 MW tersebut mulai pembangunan hingga pengoperasiannya dikelola anak perusahaan PLN, PT PLN Batam.

“Pemilihan lokasi MPP didasarkan pada kondisi yang masih kekurangan pasokan listrik dan tingginya pertumbuhan listrik, sehingga membutuhkan solusi cepat dan tepat,” ujarnya.

selain itu , lanjutnya, PLN juga akan membangun pembangkit permanen seperti PLTU, sehingga setelah terbangun penyediaan listrik dapat menjangkau hingga ke pelosok di Indonesia.

sumber : antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.