kasus HIV/AIDS di Sumut terus meningkat.

MEDANHEADLINES, Medan – Plh Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Sumatera Utara (Sumut) Ahmad Ramadhan mengungkapkan , sejak tahun 1980 hingga Juli 2016, secara kumulatif jumlah penderita HIV/AIDS di Sumut tercatat mencapai sekitar 8.000-an orang. Sementara untuk di Kota Medan jumlahnya mencapai sekitar 5.000 orang.

“Dari segi perkembangannya, kasus HIV/AIDS di Sumut, cenderung meningkat, khususnya bagi mereka yang berada di usia produktif,” ungkapnya,

Untuk di usia produktif itu, penderita HIV/AIDS umumnya berada dalam rentang usia 12 hingga 40 tahun. Dan Penularanyang paling banyak  terjadi adalah akibat perilaku seks bebas dan juga penyalahgunaan narkoba.

Ahmad Ramadhan juga mengakui selama ini, penanggulangan penyakit HIV/AIDS yang dilakukan, kualitasnya belum sesuai dengan yang diharapkan, dikarenakan dana yang dimiliki untuk penanggulangan HIV/AIDS ini juga sangat terbatas. Sehingga butuh perhatian yang lebih dari pemerintah. “Dananya memang ada, tetapi sangat terbatas, sehingga ada beberapa hal yang tidak bisa dijangkau. Sejauh ini, upaya penanggulangan HIV/AIDS khususnya di Sumut, yang menjadi salah satu hambatannya adalah anggaran,” pungkasnya.

Sementara itu, Manager Proyek Global Fund Dinas Kesehatan Sumut Andi Ilham mengatakan, penularan HIV/AIDS dari ibu ke bayi tetap menjadi perhatian. Sejak tahun 1994 hingga September 2016 di Sumut, terdapat 107 kasus penularan HIV/AIDS dari ibu ke bayi dari total 8.112 kasus.

“Kasus penularan HIV/AIDS dari ibu ke bayi cukup memprihatinkan,Seharusnya penularan itu bisa diantisipasi dengan melakukan sosialisasi,” ucapnya

Ia juga menambahkan penularan HIV/AIDS dari ibu ke anak seharusnya bisa dicegah dengan melakukan skrining terhadap ibu hamil sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 21 Tahun 2013.

“Jadi ibu hamil, bagaimana supaya anaknya tidak terinfeksi HIV/AIDS. Sesuai peraturan ini, semua ibu hamil wajib dilakukan tes. Jadi kalau dilakukan pemeriksaan, tentu lebih mudah memutus penularannya,” ucapnya.(LBS)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.