Akhyar Gabung ke Demokrat, Koalisi Dengan PKS Dan Bakal Diusung Di Pilkada Medan

Plt Wali kota Medan Akhyar

MEDANHEADLINES.COM – Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution dikabarkan telah meninggalkan PDI-Perjuangan dan bergabung ke Partai Demokrat.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Andi Arief dalam cuitan di akun Twitter pribadinya @AndiArief__ yang menginformasikan koalisi Demokrat dan PKS di Pilkada Medan

“Pilkada Kota Medan 2020, Sah.. Koalisi Rakyat (Demokrat-PKS) menghadapi koalisi raksasa pendukung Mantu Pak Presiden Jokowi,” tulis Andi Arief.

Saat Dikonfirmasi, Andi Arief juga kembali membenarkan hal tersebut

“Jadi Pilkada Kota Medan nanti Demokrat-PKS melawan koalisi besar. Sebulan lalu (Akhyar) sudah menyatakan masuk Partai Demokrat, bulan Juni. Kalau gak salah 14 Juni lalu,” kata Andi Arief seperti yang dilansir dari Suara.com

Sementara itu, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman juga mengatakan bahwa Akhyar Nasution sudah tidak lagi menjadi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Ia menjelaskan, PKS berencana mengusungnya di Pilkada Medan 2020 dengan berkoalisi dengan Partai Demokrat

“Karena Pak Akhyar sudah masuk menjadi kader Partai Demokrat,” katanya dalam konferensi pers usai bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono di Kantor DPP PKS, Jakarta, Jumat, (24/7)

Diketahui, Lawan potensial Akhyar di Pilkada adalah menantu Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Bobby Nasution. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.