MEDANHEADLINES,Medan – Setelah mengidentifikasi bahwa mayat pria yang hanyut di aliran Sungai Deli,tepatnya dibelakang proyek. Podomoro, Kamis (18/4/2017) lalu merupakan korban pembunuhan,Aparat kepolisian pun melakukan penyelidikan terhadap pelaku pembunuhan.
Korban yang diketahui bernama Yosua itu pun kemudian diselidiki oleh aparat kepolisian
“ Berdasarkan keterangan keluarga, Yosua tidak kembali ke rumah sejak Selasa (16/4/2017).saat terjadi penggerebekan kampung narkoba yang dilakukan Polrestabes Medan dan Polsek Medan Kota di kawasan Jalan Multatuli,Selasa (16/4/2017) malam.,” Ungkap Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho
Sandi menambahkan,Razia selesai, warga mencurigai Yosua,dan menangkapnya bahkan ketika digeledah Warga menemukan Borgol di jok sepeda motornya sehingga membuat warga semakin yakin bahwa Yosua adalah kaki tangan polisi (kibus) yang menggerebek kampung mereka.
“Korban dikira sebagai informan atau kibus. Dia dianiaya dengan sadis. Dipukul dengan benda tumpul dan tajam, lalu dibuang ke sungai,” jelas Sandi.
Setelah mendapat informasi tersangka,Maka kepolisian menetapkan 19 warga Jalan Multatuli sebagai pelaku. Dan telah berhasil menangkap 15 orang yang terdiri dari 14 laki-laki dan 1 perempuan
“Seorang di antara 15 tersangka itu ditengarai sebagai pemimpin para pelaku sekaligus provokator, yaitu Sopar Sitanggang terpaksa kami tembak mati karena melawan dan membuat seorang personil Polisi terluka akibat Sabetan Parangnya,” pungkas Sandi
Sementara 14 warga Jalan Multatuli yang turut melakukan penganiayaan itu diringkus, yakni: RM (17), Wahyu Syaidina alias Kabes (27), Muhammad Syaipul (35), Andi Setiawan (32), Endra Gunawan (44), Darmasan Syahputra (18), Rinaldi (19), Boby Haryanto (29), Syahwaludin (23), Erwin David (37), Andika (25), Sujatko (30), Ahmadi Priyatama (33), Serta Wiwik (50).
“ Salah satu dari tersangka itu adalah Wanita (wiwik),yang dari keterangannya ia hanya ikut menampar korban,” ujar Sandi
Sandi juga menghimbau kepada 4 orang tersangka Lainnya untuk menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas terhadap mereka seperti yang dialami oleh Provokator kasus ini yang telah ditembak mati Petugas (lbs)












