MEDANHEADLINES – Setelah melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap 2 kapal asing yang melakukan pencurian ikan di perairan Indonesia,Sabtu (11/2/2017), Lantamal I belawan menemukan indikasi adanya peredaran Narkoba diwilayah perairannya.
Pasalnya,saat melakukan penggeledahan di kapal asing itu, Prajurit TNI AL menemukan satu unit alat isap sabu.
“Kemungkinan narkobanya sudah di drop ke laut. Mengingat jalur dimana kedua kapal berbendera Malaysia ini diamankan, merupakan jalur Destinasi masuknya Sabu-sabu,” tegas Kepala Dinas Penerangan Lantamal I Belawan Mayor Laut (KH) Sahala Sinaga via Whatsapp.
Mendapat temuan itu,lanjut sahala,pihaknya saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih mendalam,namun belum mau memberikan keterangan lebih rinci terkait penyelidikan ini
“ masih kita lakukan pendalaman untuk kasus narkoba ini,” tulisnya.
Selain alat hisap sabu,kata sahala,pihaknya juga mengamankan 10 orang ABK yang saat ini sudah berada di Lantamal I Belawan untuk diperiksa lebih lanjut.
Adapun ke 10 ABK yang berhasil di amankan dari dua kapal Asing ini adalah
Kapal KHF 1785 :
- Aung Soe Moe (41) (Myanmar)
- That Kyan (41) (Myanmar)
- Sin Co (35) (Myanmar)
- Aung Moe (47) (Myanmar)
- Myo Manthik (40) (Myanmar)
Kapal PKFB 1781 :
- Soe (36) (Myanmar)
- Kyaw (29) (Myanmar)
- Sai (30) (Myanmar)
- Phyo (29) (Myanmar)
- Hla Soe (28) Myanmar.












