Ilustrasi Curanmor (ist)
MEDANHEADLINES.COM – Nasib apes dialami Andika Pasaribu (21). Warga Jalan Sampali, Gang Tawon I, Kecamatan Percut Sei Tuan, ini kehilangan harta bendanya saat bermalam di dalam Mushola Assalamah di Jalan AR Hakim, Gang Bakung, Kecamatan Medan Area, Senin (14/1/2019) subuh.
Menurut keterangan Andika di Polsek Medan Area, hartanya yang hilang diambil pencuri berupa satu unit sepeda motor Yamaha Vixion BK 4611 AGH, satu unit telepon genggam dan dompet. Pria yang bekerja sebagai sopir ojek online ini menceritakan, sekira pukul 03.00 WIB sehabis mengantar penumpang dia singgah di mushola tersebut. Alasannya, Andika takut menjadi korban perampokan karena kondisi jalan menuju rumahnya sepi.
“Takut terjadi apa-apa di jalan, saya dan teman memilih singgah di mushola itu sambil menunggu sholat subuh. Aku memarkirkan sepeda motor-ku di teras mushola dengan kondisi stang terkunci dan pagar mushola juga sudah terkuci,” kata Andika.
Usai memastikan kondisi pagar dan stang sepeda motor sudah terkunci, korban dan temannya masuk ke dalam mushola untuk beristirahat. Sebelum tidur, korban mengecas telepon genggam dan meletakkan dompetnya di dekatnya posisinya tidur.
“Sekira pukul 04.30 WIB aku terbangun karena sudah mau azan subuh. Tapi pas saya cek telepon dan dompet yang saya letak di tempat semula sudah tidak ada. Curiga, saya langsung keluar dan sepeda motor saya juga sudah raib. Sempat juga kami mencari di sekitaran lokasi namun tidak ada tanda-tanda,” ujar korban.
Merasa keberatan atas kejadian itu, korban mendatangi Polsek Medan Area guna membuat laporan pengaduan. Dikarenakan kondisi saat itu sepi sehingga tak ada saksi mata yang melihat kejadian, namun korban sangat berharap polisi dapat merigkus pelaku yang mencuri harta bendanya.
“Saya berharap polisi bisa menangkap pelakunya, karena sepeda motor itu saya gunakan untuk mencari nafkah,” harap Andika.
Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Syamsul Bahri ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat terkait laporan pencurian yang dialami korban mengatakan, akan memeriksa laporan korban. “Kita croschek dulu ke penyidik kita, ya,” balas Iptu Syamsul singkat. (afd).












