Kontestan Asal Medan dan Tanjung Balai Lolos ke 4 Besar KDI 2018

Foto : Penampilan Mus Broter di Pentas KDI 2018

MEDANHEADLINES.COM – Ajang pencarian bakat dangdut KDI 2018 telah memasuki tahapan 4 besar pada Senin (3/9) yang menyisakan 4 kontestan terbaik dari berbagai daerah di Indonesia, salah satunya adalah Sumatera Utara. Mereka adalah lil princess asal Tanjungbalai, Delima dan si kembar Musfiqur – Mustaqur alias Musbrother asal Medan.

Membawakan lagu hasil dari undian, para kontestan harus siap membawakan lagu dangdut yang menggunakan berbagai aransemen dengan sempurna. Persaingan semakin sengit, para kontestan dituntut untuk memberi penampilan terbaik di setiap episodenya.

Dan berdasarkan hasil akumulasi perolehan vote SMS, like instagram dan para juri, kontestan asal Sumenep, Jawa Timur yang sempat mendapatkan wildcard, Ardea, harus terjemput dan menghentikan langkahnya pada panggung KDI 2018.

Di antara kontestan yang lolos ke tahap 4 besar, terdapat 2 nama kontestan asal Sumatera Utara, salah satunya adalah Musbrother. Pasangan duet kembar, Musfiqur dan Mustaqur ini tidak menyangka telah berhasil bertahan hingga tahap 4 besar ini,

“Subhanallah.. Masya Allah, ini anugerah banget dari Allah. Sebenarnya ini di luar ekspektasi dan dugaan kita. Waktu itu kita berharap di 10 besar sudah merupakan kebanggaan, tapi Alhamdulillah dikasih rezeki sama Allah. Ada di 5 besar kita gak nyangka banget,” ujar mereka bersahutan.

Ditanya tentang persiapan menjelang babak selanjutnya, si kembar kompak menjawab doa, ibadah, latihan dan istirahat yang cukup adalah kunci.

Mengikuti ajang KDI 2018 selama ini, tentu Musbrother dilanda kerinduan akan kampung halaman. Kembar berusia 18 tahun ini kompak menjawab bahwa kuliner merupakan hal yang dirindukan selain keluarga.

“Kangen banget sama kampung apalagi masakannya, sambal belacan dan lontong kacang!” jawab mereka antusias. Tak lupa duo kembar ini juga mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada seluruh pendukungnya terutama warga Medan, Sumatera Utara.

“Terima kasih banyak untuk masyarakat Medan, Sumatera Utara untuk dukungan penuhnya dari awal hingga sekarang. Terima kasih banyak, jangan bosen mendukung kita untuk melaju terus di KDI 2018,” tutup Musbrother.

Tak hanya Musbrother, kontestan lain yang lolos ke tahap 4 besar dari Sumatera adalah Delima asal Tanjungbalai. Dara berusia 15 tahun ini sangat bersyukur dan percaya bahwa doa serta latihan merupakan senjata paling ampuh dalam menghadapi babak selanjutnya. Bisa dibilang Delima sangat beruntung, karena dukungan penuh dari walikota dan masyarakat Tanjungbalai sangat besar padanya.

Penampilan Delima di Ajang KDI

Delima bercerita ketika lampu sempat mati di Tanjungbalai yang membuat masyarakat mendatangi PLN untuk meminta lampu segera dinyalakan agar dapat menyaksikan Delima di KDI 2018. “Alhamdulillah, terima kasih masyarakat Tanjungbalai atas dukungannya buat Delima,” ujarnya.

Delima juga berterima kasih kepada walikota Tanjungbalai yang telah mendukungnya sejak babak audisi hingga saat ini karena telah melihat potensi dalam dirinya,

“Delima masuk ke sini (KDI 2018) terutama karena bantuan walikota, karena dari audisi itu semua biaya dari walikota. Alhamdulillah, Delima sampai ke sini (4 besar),” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.