Butuh Uluran Dana, Wahyuni Bocah Penderita Pembengkakan Pembuluh Darah di Tapanuli Tengah

Foto : Wahyuni, Bocah Penderita Pembengkakan pembuluh darah

MEDANHEADLINES.COM, Tapteng – Wahyuni Aritonang, kini berusia 2 bulanan. Oleh tim medis ia di vonis menderita pembengkakan pembuluh darah sejak berusia 2 minggu. Wahyuni lahir tepat 6 Juli 2018 lalu di Dusun III Desa Mombang Boru, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Kini kepala dan kulit leher belakang Wahyuni melepuh dan bernanah. Daun pisang menjadi pengganti alas bantal bagi Wahyuni malang. Bayi malang ini anak ke 4 dari pasangan suami istri Frenki Aritonang (34) dan Dewi Sartika Hutauruk (28).

Frengki kini menunggu uluran tangan dari para donator untuk dapat membantu agar anaknya mendapatkan pengobatan dan perawatan medis yang layak agar Wahyuni dapat kembali sehat dan normal.

Frenki dan istri sudah membuka rekening di Bank BRI dengan nomor rekening: 5373-01-007871-53-1, a/n Dewi Sartika Hutauruk, BRI Unit Sibabangun Sibolga.

“Kami sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah dan donator, semoga anak kami bisa dirawat dan mendapatkan perbatan yang layak,” harap Frenki, Senin (3/9).

Kordinator penggalangan Donasi buat Wahyuni, Dzulfadli Tambunan mengatakan, bagi para donator dapat mengirimkan donasi langsung ke rekening Dewi, ibu bayi malang itu.

“Jika mau berkordinasi dengan ibu Dewi bisa ditelepon langsung ke nomor 081376998653 atau ke nomor saya, +62 821-6347-0147,” kata Dzul.

Diberitakan, Wahyuni sempat dirawat di RSUD Pandan, Tapanuli Tengah. Oleh tim medis, ia disarankan agar dibawa ke rumah sakit di Kota Medan. Sayangnya, Frenki yang bekerja sebagai buruh lepas belum ikut program BPJS. Ia dan istri tak memiliki biaya untuk segera membawa Wahyuni ke rumah sakit yang lebih mampu memberikan penanganan medis buat Wahyuni.(hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.