MEDANHEADLINES.COM, Medan – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melakukan tindakan tegas dengan melakukan pemecatan terhadap pengurus DPC Partai Hanura Tapanuli Tengah (Tapteng) yang menyatakan dukungannya kepada Djarot-Sihar Sitorus (DJOSS) di Pilgub Sumut 2018.
“Kami sudah tahu soal sikap pengurus Hanura Tapteng yang balik gagang. DPD Sumut mengambil sikap tegas yakni dengan memecat Bakhtiar Ahmad Sibarani sebagai Ketua DPC Hanura Tapteng,” ujar Wakil Sekretaris DPD Hanura Sumut, Leriadi beberapa waktu yang lalu
Dikatakannya, Meski di dalam video deklarasi dukungan Hanura Tapteng tidak menampilkan wajah Bakhtiar, Leriadi yakin Bakhtiar ikut terlibat di dalamnya.
“Bakhtiar itu kan Bupati Tapteng, tidak boleh secara langsung menyatakan dukungan. Tapi, kami tahu dia bersama Sekretaris nya yang buat itu,” tuturnya.
Selain itu, Leriadi juga sedikit menyinggung latar belakang Bakhtiar sebelum menjadi Bupati. “Dia itu kan dari bawah, demo sana sini, setelah dibesarkan Hanura, malah seperti ini kejadiannya,” terangnya.
Meski begitu, dia belum tahu siapa yang akan ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Hanura Tapteng menggantikan posisi Bakhtiar.
“Segera akan diputuskan penggantinya,” Pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Menjelang hari pencoblosan pada 27 Juni 2018. Kader Partai Hanura Tapteng melakukan sejumlah manuver dengan balik ganyang mendukung Paslon Djoss.
Dukungan itu, dideklarasikan dalam sebuah video singkat dan telah diunggah oleh akun @badjoeputih di Instagram.
Setidaknya ada 10 orang berpakaian Hanura yang mendeklarasikan dukuran tersebut. “Kami PAC Hanura Tapanuli Tengah siap memenangkan dan mendukung pasangan calon nomor dua (Djoss),” begitu ucapan deklarasinya.
Hal itu tentunya sangat bertentangan dengan kebijakan partai yang sedari awal sudah mendukung pasangan Paslon nomor urut 1, Edy Rahmayadi – Musa Rajeckshah untuk menjadi Gubernur Sumut. (red)












