Temuan Format gif berkonten Porno,KPAI akan penggil manajemen WA

MEDANHEADLINES.COM – Sebagai langkah proteksi kepada anak-anakTerkait temuan Format gif berkonten porno yang beredar di Aplikasi Whatsapp (WA),  Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan segera melakukan pemanggilan terhadap Manajemen WA.

“KPAI sebagai lembaga negara yang mendapatkan mandat pengawasan terhadap penyelenggaraan perlindungan anak, menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas dugaan tersedianya konten-konten yang mengandung muatan pornografi di media sosial,” kata Ketua KPAI Susanto dalam keterangannya.

Dikatakannya, dengan perkembangan teknologi seperti saat ini, banyak anak-anak yang dengan mudah mengakses ponsel. sehingga ia menegaskan anak-anak butuh dilindungi dari konten pornografi.

“Pembiaran anak-anak dekat dan dapat mengakses pornografi dengan mudah adalah bentuk pelanggaran. Oleh karena itu KPAI dalam waktu dekat akan mengundang manajemen WA untuk menyamakan persepsi dalam memberikan proteksi terhadap anak,” jelas Susanto.

Susanto berharap WA maupun jejaring media sosial lainnya melindungi anak-anak dari muatan konten berbau pornografi. Apalagi anak-anak rentan sebagai korban kejahatan seksual.

“Berharap WA dan media sosial lain memiliki sistem proteksi internal yang maksimal, agar anak dapat dijauhkan dari segala konten yang memuat kejahatan pornografi. Termasuk melakukan berbagai tindakan dan kegiatan baik yang bersifat preventif maupun penanganan terkait dengan penghapusan konten-konten yang memuat pornografi,” tambahnya.

Saat ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) juga sudah memproses penyebaran konten pornografi dalam format GIF di aplikasi WA itu. Laporan itu pun sudah ditindaklanjuti.

“Kami sudah mendapat laporan dari masyarakat,” ujar Menteri Kominfo Rudiantara dalam keterangannya,Minggu (5/11/2017).

Dari Informasi yang didapat, Ada sejumlah emoticon berkonten pornografi dengan format Gif yang tersedia pada layanan WhatsApp. Gambar-gambar porno tersebut berupa video animasi pendek. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.