Sumut  

Pelaku Curat di Batubara Ditangkap Polisi Saat Tidur di Rumah Korban

Pelaku Curat Batubara
Kedua pelaku Curat di rumah kosong Dusun II Akasia, Desa Tanah Merah, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, setelah ditangkap Polsek Indrapura. (Foto: Istimewa)

MEDANHEADLINES.COM, Batubara – Polsek Indrapura menangkap pelaku pencurian dan pemberatan (Curat), pada Minggu (9/6/2024). Dia diciduk sedang tidur pulas di rumah korban di Dusun II Akasia, Desa Tanah Merah, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara.

Kasi Humas Polres Batu Bara AKP AH. Sagala mengatakan, komplotan pelaku Curat yang ditangkap berinisial AS alias A (23) dan AA alias L (40). Sedangkan korbannya bernama Jatimah (70). Kedua pelaku masuk secara paksa ke rumah korban dan mengambil barang miliknya.

“Mereka (pelaku) masuk ke rumah korban pada Sabtu (8/6/2024) sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu rumah dalam keadaan kosong karena korban telah tinggal di kediaman anaknya,” ujar Sagala dalam keterangannya, Senin (10/6/2024).

Sagala menjelaskan, aksi pencurian yang dilakukan pelaku pertama kali diketahui tetangga korban, Surya Utama. Dia merupakan orang yang diminta korban untuk  melihat-lihat rumahnya.

Saat itu Surya melihat jerjak jendel dan pintu belakang rumah korban dalam keadaan rusak. Dia lalu memanggil saksi atas nama Angga Arnaldo Simatupang dan warga lainnya untuk melihat keadaan rumah korban.

“Saat dicek, satu unit televisi 32 inchi yang ada di rumah korban hilang. Selanjutnya saksi memberitahu peristiwa itu kepada korban,” kata Sagala.

Menerima informasi itu, lanjut Sagala, korban langsung membuat laporan pengaduan ke Polsek Indrapura. Berdasarkan laporan korban, personel Reskrim melakukan serangkaian penyelidikan. Hasilnya, pada Minggu (9/6/2024) sekitar pukul 05.30 WIB, personel mendapat informasi bahwa salah satu pelaku masih berada di rumah korban.

“Saat tiba di lokasi, petugas melihat AS alias A masih tertidur. Dia langsung kita tangkap tanpa perlawanan. Dari keterangan AS, kita menangkap AA alias L di kediamannya. Di situ kita mendapati televisi milik korban. Kemudian kita membawa kedua pelaku berikut barang bukti ke kantor untuk menjalani proses hukum,” pungkas Sagala. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.