Sumut  

Damai Mendrofa Ajak Masyarakat Tapteng Jaga Hutan dengan Tidak Menebang Pohon

Ketua Yamantab, Damai Mendrofa saat memaparkan bagaimana cara menjaga hutan, di acara sosialisasi K3, PT. PLN UPDK Pandan, di Kelurahan Sihaporas, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapteng.(Foto: Jasman J.Mendrofa).

MEDANHEADLINES.COM, Tapteng – Ketua Yayasan Masyarakat Penjaga Pantai Barat (Yamantab), Damai Mendrofa mengajak seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menjaga hutan. Salah satunya dengan cara tidak menebang pohon.

Hal itu disampaikan Damai pada saat memaparkan bagaimana cara menjaga hutan di lingkungan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dalam acara sosialisasi K3, PT. PLN Nusantara Power UPDK Pandan, Kelurahan Sihaporas, Pandan, Kabupaten Tapteng, Rabu (22/5/2024).

“Jaga hutan berarti jaga kehidupan. Mari kita menjaga dan merawatnya dengan tidak menebang pohon. Tujuannya agar menjaga serapan air,” katanya di acara yang mengangkat tema “Sosialisasi K3 lingkungan dan keamanan masyarakat umum PT. PLN Nusantara Power UPDK Pandan” tersebut.

Pegiat lingkungan di Sibolga-Tapteng ini juga menegaskan bahwa menjaga hutan bukan hanya untuk kepentingan PLN, tapi untuk masyarakat di sekitar lokasi PLTA.

“Sebab, saat ini kondisi hutan kita terus dirusak sehingga banyak bencana alam terjadi seperti banjir, tanah longsor dan cuaca ekstrim. Tanpa kita sadari bahwa penyebabnya adalah karena hutan terus dirusak,” ujarya.

Damain menambahkan, pada saat ini Indonesia berada di posisi delapan sebagai hutan terluas di dunia. Di nusantara, Sumatera berada pada posisi ketiga setelah Kalimantan dan Irian jaya.

Oleh karena itu, Damai mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan jangan merusak hutan. Caranya tidak menebang pohon di kawasan hutan serta tidak juga membuang sampah di aliran sungai. (JAS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.