Perampok yang Tewaskan Sopir Taksi Online di Sunggal Ditangkap Polisi Usai Tabrak Betor

Ilustrasi Pelaku Ditangkap (Foto: Istimewa)

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Polsek Sunggal menangkap pelaku perampokan yang menyebabkan sopir taksi online, Ramli Lumbangaol tewas di Jalan Telaga Dingin, Desa Semayang, Kecamatan Sunggal, Deliserdang.

Pelaku yang berpura-pura menjadi penumpang ini ditangkap usai menabrak becak motor (Betor) saat hendak membawa kabur mobil korban.

Peristiwa yang membuat korban terkapar terjadi pada Senin 4 September 2023. Akibat perbuatan pelaku, tubuh korban mengalami luka tikaman senjata tajam. Korban yang merupakan pensiunan PNS itu sempat dibawa ke rumah sakit namun nyawanya tak terselamatkan.

“Pelaku berumur 20 tahun, dan kini sudah kita tahan,” kata Kapolsek Sunggal, Kompol Candra Yudha Pranata, dikutip dari suarasumut.id, sindikasi medanheadlines.com, Rabu (6/9/2023).

Kapolsek mengatakan, pelaku bernama Caesar Veron Mangasi Manurung ditangkap sesaat setelah merampok mobil korban. Waktu itu, pelaku yang tinggal Jalan Karya, Kecamatan Medan Barat ini hendak kabur, namun dia mengalami kecelakaan di Jalan Medan-Binjai.

Dia menjelaskan, sebelum kejadian, pelaku memesan taksi online yang dikemudikan korban. Kemudian korban menjemput pelaku di Jalan Telaga Dingin, Sei Semayang. Lokasi tersebut berada di areal perkebunan tebu sehingga suasana di sekitar lokasi sepi.

Begitu berada di dalam mobil, pelaku langsung melancarkan aksinya. Dia menghunuskan senjata tajam yang telah disiapkannya ke tubuh korban. Usai melumpuhkan korban, pelaku kemudian membuang korban di tepi jalan dan berniat kabur menuju arah Kota Binjai.

“Di perjalanan tersangka terlibat kecelakaan. Selanjutnya tersangka berikut mobil korban dibawa ke Pos Lantas Diski Sub Sektor Polsek Sunggal,” ujarnya.

Belakangan, polisi menerima informasi bahwa ada korban meninggal dunia di rumah sakit usai dirampok di Sei Semayang. Ternyata kejadian itu berkaitan dengan kecelakaan antara mobil dan becak motor di Jalan Medan-Binjai. Polisi kemudian bergerak dan menangkap pemuda tersebut.

“Hasil pemeriksaan, motif kejadian murni perampokan,” pungkas Kapolsek, sembari menyampaikan agar sopir taksi online maupun ojek lebih berhati-hati terhadap aksi perampokan modus sebagai penumpang. (Red/suarasumut.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.