Pendamping Habib Luthfi di Kirab Merah Putih Bukan Orang Sembarangan

MEDANHEADLINES.COM – Siapa yang tak kenal Dr Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya, namanya sudah dikenal di dunia international, seorang Sayyid, Kiai, Ulama, Mursyid dan Dai berkebangsaan Indonesia.

Selain menjadi pendakwah, Habib Luthfi juga menjadi Anggota Dewan Pertimbangan Republik Indonesia.

Namun, kali ini awak media tidak mengulas tentang Habib Lutfhi, akan tetapi mengulas pendampingnya di saat Lintas elemen kirab Merah Putih yang dimulai dari Monas hingga berakhir di Bundaran Hotel Indonesia (HI) yang dilepas langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) di depan Istana Negara, Jakarta Pusat.

Ya, selama acara kirab berlangsung, tampak di belakang Habib Lutfi seorang pria gagah dan tampak selalu sigap. Ketika ditelusuri lebih dalam, ternyata pria yang selalu ada di belakang Habib Lutfi adalah Fauka Noor Farid.

Penelusuran awak media, Fauka Noor Farid merupakan mantan anggota Tim Mawar. Sebuah pasukan tim kecil dari Kesatuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Grup IV TNI Angkatan Darat yang dibentuk pada Juli 1997 silam.

Setelah itu, diketahui, Fauka Noor Farid juga kerap aktif di kegiatan-kegiatan sosial, politik dan sebagainya.

Ketika dikonfirmasi, Fauka Noor Farid tampak sederhana menjelaskan, bahwa kehadirannya di acara Kirab Merah Putih, karena dirinya diminta langsung oleh Habib Luthfi untuk mendampingi. Sebab, hubungannya dengan Habib Luthfi sudah seperti Ayah dan Anak.

“Acara Kirab Merah Putih? Iya, ya saya bersama Abah (Habib Luthfi) iya benar, Abah meminta saya untuk mendampingi beliau. Abah itu sudah seperti Ayah saya sendiri, beliau sudah menganggap saya Anak,” ujar Fauka Noor Farid.

Disampaikan Fauka, kehadirannya di acara Kirab Merah Putih dengan mendampingi Habib Luthfi, menunjukkan bahwa, Indonesia sebagai negara yang kaya akan budaya, beraneka ragam suku bangsa, memiliki ribuan bahasa, tapi perbedaan budaya, suku, dan bahasa bukanlah suatu halangan, untuk terus menjunjung persatuan.

“Ya Bhineka Tunggal Ika, hal itulah yang menjadi semangat lintas elemen menggelar kegiatan kirab merah putih ini,” ucapnya.

Dengan acara ini, kata Fauka, menunjukkan bahwa bangsa Indonesia sudah berhasil melewati wabah Covid 19. Maka dari itu, dengan semangat juang yang sama, seluruh elemen anak bangsa bersatu untuk kesatuan Republik Indonesia.


“Dengan persatuan dan kesatuan, dengan semangat juang yang sama, kita sudah berhasil melewati wabah besar di bangsa ini, ya Covid 19. Maka, acara Kirab Merah Putih ini sangat bagus. Kita harus memuliakan kemerdekaan kita yang sudah sampai di usia 77 tahun. Bangsa ini bisa besar karena semangat, persatuan dan kesatuan kita semua elemen anak bangsa,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut juga terdapat beberapa rangkaian kegiatan. Mulai dari, parade kirab merah putih, pawai, doa lintas agama, tausiah kebangsaan, sambutan, pembacaan ikrar, hingga hiburan. (raj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.