Sumut  

Sungai Meluap, Ratusan rumah di Tapsel Terendam Banjir

Kepala Desa Simataniari, Kecamatan angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan Habibullah Harahap terpaksa menggunakan sampan memantau rumah warga desanya yang terendam banjir akibat meluapnya Sungai Batang Toru dan Sungai Sangkunur di wilayah itu, Kamis (17/3). (ANTARA/HO-Dokumen pribadi)

MEDANHEADLINES.COM, Tapanuli Selatan – Hujan deras yang melanda wilayah Tapsel menyebabkan Sungai Batang Toru dan Sungai Sangkunur di Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan pada Kamis (17/3) meluap

Dilansir dari ANTARA, Kepala Desa Simataniari Habibullah Harahap akibat luapan sungai itu menyebabkan sedikitnya 171 rumah diwilayah tersebut terendam



” Mulai sejak pagi tadi akibat hujan deras,” Ungkapnya

Dikatakan, lokasi banjir yang merendam ratusan rumah warga itu tepatnya di Kampung Muara Pardomuan dan Kampung Setia Baru disebut Sibara-bara, Angkola Sangkunur.

“Sejauh ini dilaporkan tidak ada korban jiwa. Ketinggian air ada yang mencapai 1-1,5 meter. Anak-anak sekolah SD dan SMP terpaksa diliburkan, areal perkebunan warga juga tak luput terendam,” katanya.

Diketahui Sibara-bara sudah sejak lama menjadi langganan banjir. Tidak saja ketika hujan, namun akibat banjir kiriman daerah tersebut sering terendam berhari-hari.


“Menjelang memasuki awal Tahun 2022 daerah ini mengalami hal yang sama, terendam akibat luapan dua sungai Batang Toru dan Sungai Sangkunur,” katanya.

Sementara Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Roman Smaradhana Elhaj menyatakan Bahwa pihaknya kini tengah turun ke lokasi banjir melakukan monitor sekaligus memantau kejadian.

Tidak saja pihak Kepolisian juga pihak TNI dan BPBD juga tengah berada di lokasi memantau sekaligus mengimbau masyarakat agar terus waspada terhadap kejadian.

“Sejumlah personel turun ke lokasi banjir, mudah-mudahan air cepat surut. masyarakat sampai saat ini rata-rata masih bertahan. Belum ada yang mengungsi,” kata Kalaksa BPBD Tapsel Ilham Suhardi. (red)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.