Medan  

Meski Sistem Parkir Dirubah Menjadi Non Tunai, Kadishub Pastikan Jukir Tak Akan Kehilangan Pekerjaan

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Meskipun sistem parkir di sejumlah titik di kota Medan berubah menjadi non tunai, Namun bukan berarti juru parkir atau jukir yang selama ini bertugas mengutip retribusi parkir tepi jalan umum akan kehilangan pekerjaannya

Kepala Dinas Perhubungan Medan, Iswar Lubis mengatakan, Para jukir masih tetap dipekerjakan asal bisa mengopersikan sistem pembayaran digital yang akan diberlakukan



“Semuanya masih diprioritaskan selama dia mengikuti standar operasional prosedur (SOP) kita. Yaitu bisa mengoperasikan sistem pembayaran digital,” ujar Iswar, usai acara peluncuran parkir nontunai di Jalan Zainul Arifin, Senin (18/10).

Dijelaskan Iswar, Saat ini juru parkir yang sudah dipekerjakan di 22 titik yang diterapkan e-Parking ada sebanyak 80 orang.

“Kita memprioritaskan juru parkir yang ada saat ini, untuk di 22 titik ini kita mempekerjakan sekitar 80 sampai 100. Kita akan tetap memprioritaskan jukir selama mereka mengikuti SOP daripada digitalisasi tersebut,” katanya.


Menurut Iswar, pemberian gaji jukir merupakan tanggung jawab pihak ketiga. Termasuk nominal gaji yang diberikan.

Ke depan, ia menyebut Dinas Perhubungan akan menyiapkan website khusus untuk mengakses jumlah pendapatan per hari dari penerapan parkir nontunai.

“Nantinya ini juga baik kami Dinas Perhubungan ini harus punya Dasboard yang bisa menampilkan tentang siapa juru parkir di lokasi yang bertanggung jawab, dan juga berapa besar PAD nya secara dinamis. Turun naiknya,” Ungkapnya. (red)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.