Kayuh Sepeda 15 Km untuk Vaksinasi, Kakek Ini Dapat Hadiah Motor Dari Gubernur

Kisah bapak tua yang rela mengayuh sepeda sejauh 15 kilometer demi mendapatkan vaksin (Instagram)

MEDANHEADLINES.COM – Beberapa waktu lalu viral di media sosial, seorang kakek lanjut usia (lansia) bernama Safaruddin (64) yang rela mengayuh sepeda sejauh 15 kilometer untuk mendapat suntikan vaksin Covid-19 di sebuah mal.

Berkat semangatnya mengikuti program vaksinasi Covid-19, sang kakek mendapat hadiah satu unit sepeda motor dari Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.



“Ini jadi inspirasi jika orang tua pun mau divaksin dan tidak takut, karena kemaren diumumkan data dari kementerian kesehatan, 95 persen mereka yang meninggal adalah yang tidak divaksin, yang meninggal banyak yang lansia di atas 50 tahun,” ujar Andi saat melakukan teleconference bersama Safaruddin dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Jumat (30/7/2021).

Andi juga menambahkan, kegigihan dan semangat Safaruddin untuk disuntik vaksin Covid-19 di usianya yang tidak muda lagi akan menjadikan si kakek sebagai inspirator masyarakat Sulawesi Selatan, termasuk menginformasikan jika vaksin Covid-19 aman bahkan untuk lansia sekalipun.
“Kita mau sebagai inspirator bapak Safruddin ini, jadi inspirator terdepan promosi vaksin kita di Sulawesi Selatan,” pungkas Andi.

Beberapa waktu lalu, video dan kisah Safruddin ramai dan viral di media sosial berkat kegigihan dan semangatnya demi memperoleh vaksinasi Covid-19.


Tidak tanggung-tanggung, jarak 15 kilometer ia tempuh selama satu setengah jam dari rumahnya, karena mendapatkan informasi adanya program vaksinasi Covid-19 di Miko Mall, Sulawesi Selatan.

Artinya untuk mendapat satu dosis suntikan vaksin Covid-19, ia harus menempuh jarak 30 kilometer atau tiga jam dengan mengayuh pedal sepedanya.

Hal lain yang membuat warganet terenyuh, lelaki yang berprofesi sebagai pencuci sepeda motor itu tidak memiliki ponsel pintar atau smartphone. Sehingga ia tidak tahu cara mendaftar vaksinasi melalui internet atau pendaftaran vaksinasi online. (red/suara.com)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *