MEDANHEADLINES.COM – Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang angkat bicara terkait banjir bandang yang melanda Prapat, Kamis (13/5). Menurutnya banjir ini disinyalir akibat adanya kerusakan hutan yang terjadi.
Untuk Itu, Jumimart kemudian meminta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya segera melakukan evaluasi izin pinjam pakai hutan di kawasan itu
“Ini sangat urgen sehingga Menteri LHK harus segera turun ke lapangan melakukan penumpasan aksi illegal logging yang terjadi di sana, serta melakukan evaluasi terhadap semua izin pinjam pakai hutan kepada para pengusaha,” kata Junimart melalui keterangan tertulisnya, Jumat (14/5).
Diketahui, Banjir menerjang areal wisata Parapat dan Desa Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kamis (13/5) setelah mengalami hujan deras sehingga beberapa rumah rusak dan akses transportasi sempat terputus karena terendam campuran air dan lumpur.
Material banjir berupa air bercampur lumpur, kayu, dan batu turun dari Bukit Bangun Dolok di Parapat, kemudian merendam Jalan Sisingamangaraja dan Jalan Anggarajim.
Menurut Junimart, penggundulan hutan kemungkinan merupakan salah satu penyebab terjadinya banjir bandang di Parapat.
“Saya khawatir bencana yang sama akan melanda kabupaten dan kecamatan lainnya pun akan menyusul karena penggundulan-penggundulan hutan secara sistemik terstruktur,” kata Junimart menerangkan.
Junimart juga mendesak Bupati Simalungun dan Gubernur Sumatera Utara untuk menelusuri sebab banjir bandang dan membenahi sumber utama insiden tersebut.
Ia juga meminta pemerintah pusat bersama pemerintah daerah merehabilitasi dan menormalisasi kawasan wisata Parapat serta lingkungan yang terdampak akibat banjir bandang.
“Kepada Bupati Simalungun dan Gubernur Sumatera Utara harus sesegera mungkin membenahi sumber utama longsor dan banjir bandang ini. Begitu juga terhadap lingkungan masyarakatnya supaya wisata Parapat tidak terlalu lama terganggu serta wisatawan nyaman untuk berekreasi,” kata Junimart menambahkan.(red)












