Terkait Kasus Tes Antigen Bekas, Kapolda : Ada Kemungkinan Jumlah Tersangka Bertambah

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Kasus penggunaan alat uji cepat antigen di Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang masih terus diselidiki dan dikembangkan oleh petugas kepolisian.Bahkan, Kemungkinan akan adanya tersangka baru dalam kasus ini

” Saat ini masih terus melakukan pengembangan kemungkinan pihak-pihak lain yang diduga sebagai pelaku, dan kedepan bisa saja akan ada pengembangan tersangka,” kata Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra

Sebelumnya, Polda Sumut mengungkap kasus penggunaan alat uji cepat antigen bekas di Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang oleh petugas PT Kimia Farma Diagnostik yang sudah dilakukan sejak Desember 2020.
Dalam kasus ini, pihak Polda Sumut telah menetapkan lima orang tersangka, masing-masing berinisial PM, DP, SP, MR dan RN.

Dijelaskan Kapolda, Dalam kasus ini, Para tersangka diduga telah meraup keuntungan hingga Rp1,8 miliar.
Jumlah tersebut diperkirakan berdasarkan estimasi penggunaan layanan tes uji cepat COVID-19 di Bandara Kualanamu sebanyak 200 orang per hari.

“Yang jelas petugas kami mengamankan barang bukti Rp149 juta dari tangan tersangka,” jelasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *