Ilustrasi – Warga bermain bersama anaknya saat banjir rob di Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke, Jakarta, Rabu (21/10/2020). Banjir yang terjadi sejak Senin (19/10) itu dikarenakan pasang surut air laut. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/pras.
MEDANHEADLINES.COM, Medan – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi akan adanya potensi banjir pasang air laut atau rob yang terjadi di kawasan pesisir Belawan dan sekitarnya.
“Hingga 30 April mendatang ada fenomena banjir akibat aktivitas pasang besar,” ucap Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Belawan, Sugiyono seperti yang dilansir dari Antara, Minggu (25/4).
Pihaknya mengimbau agar masyakat di Medan Utara selalu waspada dan siaga mengantisipasi dampak banjir yang ditimbulkan.
Banjir pasang tersebut, kata dia, mengakibatkan terganggunya transportasi di sekitar wilayah pelabuhan dan pesisir, karena naiknya permukaan air laut.
Seperti diketahui, banjir pasang di pesisir Belawan lazimnya meredam enam kelurahan di Kecamatan Medan Belawan, yakni Belawan Sicanang, Belawan Bahari, Belawan Bahagia, Belawan Satu, Belawan Dua dan Bagan Deli.
“Selain mengangu aktivitas masyarakat di Belawan, banjir pasang ini juga membuat kegiatan bongkar muat pelabuhan jadi terganggu,” Pungkasnya. (red)












