Sumut  

Mahyadi Panggabean Kecewa Stadion Horas Tempat Relokasi Pedagang, Bagaimana Nasib Sepakbola Sibolga?

MEDANHEADLINES.COM, Sibolga – Awal ramadhan, kebijakan pemerintah Kota Sibolga merelokasi pedagang Pasar Nauli ke Stadion Horas Kota Sibolga menuai pro dan kontra. Kebijakan tersebut dianggap terkesan terburu-buru dan proses kebijakan dianggap tidak matang.

Mantan Pemain Sepak Bola Tim Nasional Indonesia, Mahyadi Panggabean pun angkat suara. Ia menyayangkan kebijakan Pemerintah Kota Sibolga yang memindahkan para pedagang Pasar Nauli ke Stadion Horas.

“Sebagai pemain tentu kejadian ini sangat disayangkan. Sangat, sangat disayangkan.  Karena lapangan ini sangat bersejarah bagi pemain sepak bola yang di Sibolga sekitarnya. Lapangan ini merupakan tolak ukur sebagai pemain, seperti stadion teladan Di Medan,”ujarnya saat diwawancarai Medanheadlines.com, Sabtu (24/4/2021).

Dikatakannya, apabila Stadion Horas dijadikan tempat relokasi pedagang, apalagi direncanakan akan memakan waktu selama dua tahun, tentu akan mengganggu perkembangan sepakbola Kota Sibolga.

“Timbul pertanyaan, lantas bagaimana nasib Sepak Bola Kota Sibolga? Kan sangat disayangkan kebijakan itu. Seakan tidak memikirkan kondisi dan perkembangan sepak bola,”terangnya.

Harusnya, kata Mahyadi yang merupakan putra asli Kota Sibolga, harusnya Pemerintah Kota Sibolga peduli dengan sepak bola.

“Harapannya, kalau memang sepak bola di Sibolga mau bagus, salah satu syaratnya ya fasilitas lapangannya.  Semoga para pemilik kebijakan memikirkan itu,”terangnya. (raj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.