Abangnya Aniaya Ibu, Adik Pukul Abang Hingga Tewas

MEDANHEADLINES.COM, Taput – Seorang remaja bernama Swandi Nababab (18) terpaksa membunuh abangnya sendiri yaitu Ambronsus Nababan (34) karena melihat abangnya sedang melakukan penganiayaan kepada Ibunya

Dari Informasi yang diperoleh, Ambronsus Sebelumnya mencekik bahkan hendak menusuk ibunya dengan gunting. Oleh karena itu, Swandi kemudian mengambil Sebatang kayu dan memukulkannya ke abangnya sebanyak enam kali sehingga Ambronsus tersungkur jatuh dan tewas di tempat

Ketika dikonfirmasi, Kapolres Taput AKBP Muhammad Saleh melalui Kasubbag Humas Aiptu W Baringbing membenarkan peristiwa tersebut. Dikatakannya, peristiwa itu terjadi di rumah orang tua korban di Dusun Pangaloan desa Paniaran Kecamatan Siborongborong Kabupaten Taput. Rabu (10/3) Sore

“Benar peristiwa tersebut terjadi pada Rabu malam sekitar pukul 18.30 WIB,” Ungkapnya.

Dari Hasil pemeriksaan, Tambah W Baringbing, Kejadian berawal saat korban AN mendatangi ibunya Fine Tampubolon (61) ke rumahnya dengan marah-marah tanpa sebab. Waktu itu, ada tersangka dan seorang abang yang juga kandung, Suheri Nababan (22).

Tanpa memperdulikan kedua adiknya, korban langsung mencekik leher ibunya dan hendak menusuk pakai gunting yang sudah dipersiapkan. Melihat hal tersebut, Suheri Nababan menangkap korban serta mengevakuasi ibunya keluar rumah. Namun korban masih berusaha untuk mengejar ibunya sehingga tersangka Swandi Nababan tidak terima dan langsung mengambil kayu dari samping rumahnya dan memukul kepala korban sebanyak 6 kali hingga korban terkapar dan tewas di tempat.

Setelah korban tewas di tempat, tersangka langsung menyerahkan diri ke Polsek Siborongborong.

“Dari keterangan yang kita peroleh dari saksi-saksi yang lain, bahwa korban memang selama ini jahat sama orang tuanya dan bahkan sering mengancam-ancam dan memarahinya,” ujar W Baringbing.

Dikatakannya, rumah korban dengan ibunya memang berdekatan dan korban sudah menikah dan memilik dua anak. Sedangkan tersangka dan abangnya Suheri Nababan masih satu rumah dengan orang tuanya karena masih lajang.

“Kita sudah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti serta membawa korban ke RSU untuk dilakukan visum. Sedangkan tersangka sudah kita amankan di Polsek Siborongborong guna kepentingan penyidikan,” Tutupnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *