Polisi Gagalkan Penyeludupan 2 Kg Sabu Asal Aceh, Pelaku Ditembak Mati

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Petugas kepolisian dari unit reskrim polsek Patumbak menembak mati seorang kurir Sabu di Desa Sei mencirim, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang, Minggu (10/1)

Personil Unit Reskrim Polsek Patumbak menembak mati seorang warga asal Aceh yang membawa sabu seberat 2 Kg di Desa Sei Mencirim Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang, Minggu (10/1/21).

Pengungkapan kasus ini bermula saat adanya informasi pengiriman sabu-sabu dari Aceh menuju Medan.

Mendapat informasi tersebut, Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan akhirnya mengetahui bahwa sabu tersebut dibawa oleh seorang pria bernama Eri Edi (47) warga Dusun Kuta Kareung Desa MNS Mesjid Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe Provinsi Aceh. “

“Pelaku menaiki Bus Pelangi BL 7314 AA yang melintas dari Hinai Kabupaten Langkat,” ungkap Waka Polrestsbes Medan AKBP Irsan Sinuhaji didampingi Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fahcreza, Selasa (12/1)

Setelah mengetahui pelakunya sedang berada di bus, polisi kemudian melakukan pengejaran dan akhirnya berhasil mengentikan bus tersebut di Jalan Binjai KM 11,5 Kecamatan Medan Sunggal.

 

“Dilakukan pengecekan terhadap tas ranselnya tapi tidak ditemukan barang bukti. Namun anggota kembali melakukan pemeriksaan di sekitar bangku yang ditempati penumpang dan ditemukan sabu seberat 2 Kg,” jelas Irsan.

Setelah berhasil ditangkap, Polisi kemudian membawa pelaku untu melakukan pengembangan ke Desa Sei Mencirim Kecamatan Medan Sunggal

. “Namun saat turun dari mobil, pelaku merusak borgol dan menyerang petugas yang mengakibatkan mengalami luka pada bagian tangan,” ucap Waka Polrestabes Medan.

Melihat itu, petugas yang telah memberi tembakan peringatan ke pelaku tak membuatnya takut, sehingga Petugas menembak pelaku

“ Pelaku sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Namun nyawanya tidak terselamatkan,” ucapnya.

Terkait pengungkapan sabu ini, Polisi masih terus melakukan pengembangan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.