PHDI Medan : Deepavali Diharap Jadi Contoh ‘New Normal’ di Tengah Pandemi

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Hari raya Deepavali akan diperingati pada Sabtu, 14 November 2020 mendatang. Hari raya Umat Hindu etnis India tersebut untuk pertama kalinya di rayakan dalam suasana masa pandemi Covid 19.

Menyikapi hal ini, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Medan, Surya, menghimbau agar Umat Hindu dapat menerapkan ‘New Normal’ dalam merayakan Hari Raya Deepavali sehingga dapat menjadi contoh di masyarakat.

“Memang situasi ini cukup berat, ini (Deepavali) pertama kali yang dilaksanakan di masa Covid. Saya himbau agar protokoler kesehatan tetap diprioritaskan, dan ini bisa menjadi contoh bagaimana penerapan ‘New Normal’ di masyarakat.” Ujar Surya kepada awak media, Rabu, 11 November 2020.

 

Surya menambahkan bahwa kuil-kuil harus menerapkan sistem jaga jarak dalam persembahyangan, dan memperbanyak sarana cuci tangan. Sebab menurutnya, sikap waspada terhadap penyebaran covid harus diutamakan dalam kondisi apapun.

“Kami sudah koordinasi dengan para pimpinan kuil agar diterapkan sistem jaga jarak dan penambahan fasilitas cuci tangan. Kita juga akan berusaha menyederhanakan prosesi persembahnyangan, tanpa mengurangi esensi perayaannya.” Tuturnya.

Surya juga mengatakan bahwa silaturahmi tidak dapat dihindarkan dalam proses Hari Raya Deepavali, sebab menurutnya, memohon restu orang tua dan silaturahmi kepada sesama merupakan esensi pokok dalam Deepavali.

“Silaturahmi pasti terjadi, maka nanti pengunaan masker akan di cek secara ketat. Pihak kuil akan melakukan pengecekan suhu tubuh dan masker, bagi yang suhu tubuhnya tinggi dan bagi yang tidak mengunakan masker, mohon maaf akan kami minta untuk bersembahyang dirumah. Kami akan tegas soal ini, karena keselamatan umat penting bagi kami.” Jelasnya.

Sebagai penutup, Surya, meminta agar masyarakat Hindu Kota Medan dapat merayakan Hari Raya Deepavali dengan hikmat dan bijaksana, agar menjadi teladan bagi masyarakat.

“Saya ucapkan selamat Deepavali kepada seluruh Umat Hindu, dan saya minta agar dapat merayakannya dengan bijaksana sehingga dapat menjadi contoh, sebab krisis kesehatan dan krisis ekonomi ini cukup berat bagi kita semua.” Tutupnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *