Peletakan Batu Pertama Pembangunan Terminal Amplas, Menhub : Bakal Jadi Bertaraf Internasional

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Terminal Amplas Medan dalam beberapa waktu kedepan akan menjadi Terminal yang memiliki fasilitas modern dan bertaraf Internasional.

Hal ini dikatakan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan revitalisasi Terminal Amplas Medan untuk merealisasikan fasilitas Terminal Type A.P

“Saya di sini mewakili Bapak Presiden dan Wakil Presiden. Meski tengah masa pandemik seperti saat ini, kami tetap berupaya membangun Sumut. Melalui pembangunan dengan sarana transportasi kiranya pembangunan di Kota Medan menuju pelayanan yang nyaman. Saya juga mohon maaf acara ini tidak bisa mengundang banyak pihak, karena sesuai arahan Bapak Presiden, kita tetap harus menerapkan protokol kesehatan di mana pun berada” ujar Budi.

Budi juga mengatakan, Terminal Amplas merupakan fungsional yang patut dilakukan perbaikan berbagai fasilitas yang memadai.

 

“Kota Jakarta penduduknya lima kali lipat di banding Kota Medan, tapi transportasi masalnya bisa dikelola dengan baik. Selaku kota Metropolitan sarana angkutan massal pantas diprioritaskan dan pasti bisa seperti Jakarta. Angkutan massal merupakan panglima. Selain mengurangi kemacetan juga mengurangi polusi udara,” kata Budi Karya Sumadi.

Dalam kesempatan itu, Selain peletakan batu pertama pembangunan Terminal Amplas, Menhub juga melakukan peninjauan Padat Karya. Dimana para pekerja pembangunan Terminal Amplas direkrut dari orang-orang yang kehilangan pekerjaan.

Terakhir Menhub juga melakukan flag off atau pelepasan Bus angkutan massal Buy The Service (BTS) dari terminal Amplas. Bus ini memiliki rute seperti Damri dan gratis selama setahun ke depan Kedepannya, secara khusus pemerintah pusat tidak akan lagi memberikan bus, tapi memberikan subsidi.

“Di Medan ini banyak perusahaan otobus (P.O), nanti akan kita libatkan, akan kita lelang pada pemilik P.O. Yang jelas ini semua tidak akan terjadi tanpa dukungan Komisi V DPR RI, khususnya terkait alokasi anggaran,” katanya.

Terkait permintaan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi kepadanya agar juga memperhatikan Terminal Pinang Baris Medan, Budi mengatakan jika Pinang Baris memiliki peran yang vital maka Dirjen Perhubungan Darat juga harus memberikan perhatian khusus juga seperti Terminal Amplas.

“Tadi gubernur berbisik-bisik soal Terminal Pinang Baris. Bagi saya, kalau fungsinya juga vital seperti terminal Amplas, saya minta pada Dirjen Perhubungan Darat untuk segera dibantu dalam dua tahun ke depan,” ungkapnya.

Budi tidak lupa berpesan kepada stakeholder agar tetap menjaga protokol kesehatan. Selanjutnya Budi berterimakasih kepada seluruh stakholder atas dukungannya memajukan pembangunan di Indonesia khususnya Medan.

“Saya sangat mengapresiasi kerjasama pemerintah pusat dan daerah. Kita berharap pembangunan Terminal Amplas selesai lebih awal dari target,” Harapnya

Menambahi Menhub, Direktur Jenderal Perhuhungan Darat, Budi Setiadi menjelaskan, revitalisasi Terminal Amplas ini dilakukan guna memberikan pelayanan transportasi yang lebih baik.

” Pembangunan revitalisasi ini ditargetkan selesai selama 3 Tahun dengan skema kontrak tahun jamak (multiyears contract) dengan biaya yang Rp45 Miliar dan luas fisik bangunan seluas 3.200 M2 di lokasi lahan seluas 16.962 M2,” Jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengucapkan terima kasih dan menyambut baik revitalisasi yang dilakukan oleh kementerian perhubungan.

” Pemerintah Provinsi Sumut mendukung Groundbreaking Pembangunan Terminal Amplas ini. Selain Pembangunan Terminal Amplas Saya  berharap Kementerian Perhubungan juga melakukan Pembangunan Terminal Pinang Baris, sehingga semakin lengkap Terminal tipe A di Ibu Kota Provinsi Sumut, mari kita dukung bersama Pembangunan Terminal tersebut,” kata Gubsu. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *