Sumut  

Masa Pandemi, Pertamina Siap Layani Konsumen Dengan Inovasi

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Corona virus disease- 2019 (Covid-19) yang melanda dunia dan Indonesia menjadi momok menakutkan, Karena setiap harinya, Jumlah warga yang terpapar virus ini terus bertambah.

Pemerintah kemudian mengeluarkan sejumlah aturan seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Meliburkan sejumlah kegiatan dan menggantinya dengan mekanisme Work from Home (WFH) hingga penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus tersebut.

Ditengah situasi Pandemi ini, Sejumlah Profesi masih tetap berjuang ditengah bahaya paparan virus demi memberikan pelayanannya kepada masyarakat.

Salah satunya adalah para pelayan penyaluran Bahan Bakar Minyak.Mereka harus tetap bekerja meski memiliki resiko besar terpapar Covid-19.

Untuk Itu, PT Pertamina langsun melakukan sejumlah langkah antisipasi Untuk melindungi karyawan/karyawatinya, khususnya yang bersinggungan langsung dengan pelanggan

Unit Manager Comm, Rel & CSR Oertamina Marketing Operation Regional (MOR) I Sumbagut, Roby Hervindo mengatakan setiap petugas Pertamina diwajibkan mengikuti protokoler kesehatan seperti yang di canangkan Tim Gugus Tugas Covid-19, salah satunya menggunakan masker dan menjaga jarak dengan pelanggan.

“Meskipun kini New Normal sudah diterapkan, namun kami tetap mengikuti protokoler kesehatan, diantaranya menggunakan masker, sarung tangan dan jaga jarak. Tak lupa selalu mencuci tangan dengan sabun,” Jelasnya.

Setiap unit kerja yang ada juga diwajibkan menyediakan sarana kebersihan yang memadai, salah satunya menyediakan Hand Sanitizer di tempat operasional layanan.

“Para pekerja juga secara berkala melaksanakan pemeriksaan kesehatan sebelum bekerja, bahkan menjalankan rapid test,” Ungkapnya.

Bahkan, posisi petugas SPBU saat melayani juga diatur. Petugas harus tetap menjaga jarak minimal 1 meter dari pelanggan serta mendorong pelanggan melakukan pembayaran non tunai sehingga kontak langsung dapat diminimalisir.

“Ini sekaligus mendukung gerakan Non Tunai yang diterapkan pemerintah,” Tambahnya.

Sebenarnya mudah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 (Corona) di Dunia khususnya Indonesia. Pemerintah cukup menghentikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM). Disaat tak ada bahan bakar minyak di pasaran, masyarakat akan dengan sendirinya berhenti beraktifitas diluar rumah.

Namun akan timbul efek lain yang lebih besar jika itu dilakukan. Ekonomi akan hancur babak belur. Kerusuhan pun akan melanda dimana mana. Carut marut situasi akan terjadi ditengah pandemi.

Mengambil langkah yang lebih pasti dan tidak menimbulkan efek, Pertamina pun berinovasi dengan meluncurkan Layanan Antar Rumah. Ini dilakukan demi menekan angka penyebaran Covid-19 khususnya di Sumatera Utara.

Program Pertamina Delivery Services (PDS) membantu konsumen untuk memenuhi kebutuhan produk BBM, elpiji dan pelumas Pertamina dari rumah.

“Melalui layanan ini, konsumen cukup telepon ke Call Center Pertamina 135, mulai pkl. 8 pagi hingga 8 malam. Produk akan diantar langsung ke alamat konsumen untuk mendukung kampanye #DiRumahAja,” Jelas Roby.

Saat ini, layanan PDS mencakup wilayah Medan dan sekitarnya. Pertamina menyiapkan empat unit motor untuk mengantarkan produk ke lokasi konsumen. Masyarakat bisa memesan Pertamax Turbo, Pertamax, Pertamina Dex, Dexlite, Bright Gas 5.5 Kg dan Pelumas Fastron via layanan PDS. Pembayarannya pun dapat menggunakan uang tunai ataupun aplikasi MyPertamina.

Selain itu, Pertamina juga meluncurkan program Pertashop. Hingga kini, Pertamina menyediakan akses BBM melalui 380 lebih lembaga penyalur BBM yang hadir di 33 kota kabupaten di Provinsi Sumatera Utara.

“Melalui Pertashop, kini masyarakat di pelosok makin mudah mendapat BBM. Harga BBM yang dijual Pertashop sama dengan di SPBU. Operasionalnya pun memenuhi persyaratan dan standar keamanan migas,”Jelasnya lagi.

Pertamina menargetkan pembangunan 25 titik Pertashop di Sumatera Utara pada tahun ini. Hingga kini telah hadir 13 titik atau lebih dari 50 persen dari yang ditargetkan.

Selain Pertashop, Pertamina juga mendukung perekonomian Sumut dengan menggerakkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Salah satunya UMKM sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di destinasi pariwisata super prioritas, Toba. Pertamina siap menyalurkan pinjaman program kemitraan untuk 60 UMKM disekitar wilayah Danau Toba senilai Rp5,4 milyar.

Wakil Bupati Tapanuli Utara, Sarlandy Hutabarat, mengungkapkan berterima kasih kepada PT Pertamina (Persero) yang bersedia untuk bantu membangun dan mengembangkan UMKM yang berada di sekitar Danau Toba.

“Kami siap mendukung pembangunan-pembangunan yang dilakukan oleh Pertamina salah satunya dengan kegiatan penandatanganan akad program kemitraan ini. Dengan adanya pinjaman lunak dari Pertamina untuk UMKM, diharapkan mereka dapat mengembangkan usahanya sehingga siap ketika ada kunjungan dari para pelancong,” Ujar Sarlandy.

Pelaku UMKM yang menjadi mitra binaan akan mendapatkan fasilitas pembiayaan yang mudah dan murah. Penyaluran Dana Pinjaman Program Kemitraan pun diberikan dengan nilai hingga Rp 200 juta dan jasa administrasi sebesar 3 persen per tahun.

Tak sampai disitu, Pertamina juga memberikan pelatihan kepada Emak-Emak untuk mengelola sampah bernilai ekonomis. Tak kurang dari 1.340 ton sampah rumah tangga dihasilkan warga Medan per hari, menurut Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan. Padahal limbah sampah rumah tangga yang selama ini jadi momok, ternyata bisa diolah menjadi barang yang bernilai ekonomis.

Pelatihan Ecoenzyme ini merupakan hasil dari fermentasi limbah dapur organik seperti ampas buah dan sayuran, gula dan air. Ecoenzyme juga bisa berfungsi sebagai cairan pembersih kaca dan kamar mandi. Selain itu, tokcer juga dipakai sebagai pupuk tanaman. Campurkan air secukupnya, jadilah ecoenzyme sebagai pupuk organik.

Ani, salah satu peserta pelatihan Ecoenzyme menyampaikan antusiasme yang tinggi terhadap pelatihan yang diselenggarakan Pertamina. “Semoga masyarakat luas juga lebih tergerak lagi tentang pengelolaan sampah, bukan cuman kader di lingkungan 24 Pekan Labuhan saja,” ujarnya. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.