Melawan Dengan Senpi Rakitan, Bandar Sabu Tewas Ditembak

MEDANHEADLINES.COM, Medan -Peredaran narkotika jenis sabu-sabu jaringan internasional berhasil digagalkan petugas personel Sat res Narkoba Polrestabes Medan. Dalam penangkapan ini selainkan meringkus tersangka polisi juga mengamankan Sabu sebanyak 7 kilogram yang dibungkus dalam teh china

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko mengatakan satu dari 3 tersangka yang diamankan ini mencoba melawan dengan senjata api rakitan sehingga diberi tindakan tegas

” Petugas mengamankan tiga tersangka yakni A alias Andi (46) dan IH alias ilias (50) yang merupakan warga Binjai Selatan. Sementara seorang tersangka lain bernama S (41) warga Aceh Tamiang ditembak mati lantaran melawan,” kata Kapolrestabes saat paparan di Mapolrestabes Medan

Riko menceritakan, Peristiwa itu bermula pada Minggu (20/9) lalu. Di mana, Sat Res Narkoba menerima informasi dari masyarakat bahwa ada pengedar narkoba di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung.

Dari informasi tersebut petugas melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan dua orang tersangka Andi (46) dan Ilias (50) warga Binjai Selatan. Dari tersangka disita barang bukti narkoba jenis sabu seberat 2 Kg.

“Dari kedua pelaku juga diketahui bahwa barang haram tersebut mereka dapat dari tersangka Nurdin (DPO) yang berada di Malaysia. Keduanya juga mengatakan jika ada satu tersangka lain yang menerima barang haram tersebut,” ujar Riko.

Kemudian, hasil pengembangan dari dua tersangka yang diamankan itu, petugas mengantongi identitas bandar lainnya. Pada (23/9) petugas yang mengetahui keberadaan salah seorang bandar di kawasan Jalan Glugur Rimbun, Diski, Kelurahan Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal. Tim bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan tersangka, S (41). Dari tangan S disita barang bukti 5 Kg sabu.

“Saat ditangkap, pelaku ini hendak mengambil senjata jenis rakitan. Sehingga dilumpuhkan dan ditembak di bagian tubuh. Namun, saat dibawa ke rumah sakit untuk pertolongan medis, tersangka meninggal dunia,” terang Riko.

Selain barang bukti sabu, Kata riko, polisi juga mengamankan satu senjata rakitan dan tiga unit handphone milik tersangka.

” Karena perbuatannya, para tersangka bakal diganjar dengan Pasal 114 Ayat 2 Subs 112 Ayat 2 Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau hukuman mati,” Pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *