Menteri Luhut Berharap Pembangunan Desa Wisata Toba Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia Luhut Binsar Panjaitan saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan uang santunan kepada warga terdampak pembangunan di Zona Otorita Toba di Kantor Bupati Toba melalui teleconference

MEDANHEADLINES.COM, Toba – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia Luhut Binsar Panjaitan berharap pembangunan dan investasi pengembangan Danau Toba dapat dirasakan masyarakat sekitar. Apalagi persoalan dengan warga yang terdampak di lahan Zona Otorita Toba sudah selesai.

“‎Kita gerak cepat, saya sudah sampaikan kepada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono,” kata Luhut di acara penyerahan uang santunan ke warga terdampak pembangunan di Zona Otorita Toba yang diselenggarakan Badan Pelaksanaan Otoritas Danau Toba (BPODT) di Kantor Bupati Toba melalui teleconference, Jumat (10/7).

Luhut juga mengaku senang dengan PT. Pertamina dan Pegadaian yang ikut mendukung pembangunan sepuluh desa wisata di kawasan Danau Toba dengan cara melakukan pembinaan bersih lingkungan dan peningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya senang sekali kita melakukan ini. Sama-sama menyalurkan dana santunan dari BPODT dan Groundbreaking dukungan dari Pertamina serta Pegadaian,” ucap Luhut.

Lebih lanjut Luhut mengatakan, saat ini pemerintah tengah konsentrasi membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar Danau Toba. Sehingga mereka bisa merasakan dampak dari pembangunan desa wisata itu.

“Saya mengutip bahasa Presiden Jokowi, membangun desa berarti membangun Indonesia. Kita sebagai saksi atas dukungan dari Pertamina dan Pegadaian terhadap sepuluh desa wisata ini,” ujar Luhut.

Luhut menambahkan, dukungan yang dilakukan Pertamina melalui program pembangunan toilet berstandar internasional, pembinaan olahan masyaraka‎t dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) ke desa tersebut.

Dia juga mengaku sudah berkordinasi dengan ‎Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio‎ untuk mengaktifkan kembali penerbangan dari Bandara Kualanamu menuju Danau Toba melalui Bandara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara.

Hal itu untuk meningkatkan frekuensi wisatawan berkunjung ke Danau Toba setelah diterapkan new normal di Indonesia. Apalagi, selama pandemi Covid-19 dunia pariwisata di Danau Toba terpuruk.

“Saya sudah rapatkan dengan Pak Tama, biar lebih banyak lagi frekuensinya. Tentu harus sesuai dengan protokol kesehatan,” jelas Luhut.

Dikesempatan yang sama, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio‎ yang ikut bergabung dalam sambungan virtual itu berharap dana santunan yang diterima dapat digunakan dengan baik untuk masa depan dan kebaikan Danau Toba.

“7 Juli kemarin, Danau Toba sudah ditetapkan‎ sebagai UNESCO Global Geopark. Ini menambah nilai jual pada destinasi ini, kami akan menjual destinasi ini agar lebih banyak pengunjung yang ingin melihat keindahan kawasan ini,” ungkap Wisnutama.

Wishnutama tak lupa mengajak masyarakat untuk meningkatkan kualitas dalam sektor pariwisata berstandar internasional. Jika itu dilakukan, maka secara otomatis kesejahteraan masyarakat akan meningkat.

“Untuk itu, saya mendorong peningkatkan ekonomi kreatif dengan meningkatkan aktivitas dan kualitas sehingga membuat daya tarik baru dan event menarik serta banyak peminatnya, khususnya dikalangan milenial,” ungkapnya. (Afd/Rha)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *