Ratusan Ternak Ayam Di Taput Mati Mendadak, Diduga Diserang Virus Tetelo

MEDANHEADLINES.COM – Ratusan ekor ternak ayam di dua kecamatan yaitu Siatasbarita dan kecamatan Tarutung Tapanuli Utara mati setelah diserang virus Newcastle Desease (ND) atau yang akrab dikenal sebagai Tetelo

Kadis Ketapang dan Perikanan Pemkab Taput, Longgos Pandiangan mengatakan, Kematian ternak ayam tersebut diawali dengan ciri-ciri ayam terlihat lesu, kedinginan dan kehausan. Namun jika diamati lebih jauh kotoran ayam (feses) seperi berwarna putih (mengapur) serta jengger yang tidak berubah warna.

” Dari ciri-ciri itu, ada kemungkinannya terserang tetelo. Tapi biasanya kalau itu jenis tetelo harusnya ayam terlihat tengleng. Jengger dan kotoran ayam seperti membiru. Kalau ini tidak,” kata Longgos.

Sementara itu, Kabid Peternakan, Dinas Pertanian Taput, Ronny Hutasoit mengatakan, hasil temuan di lapangan dan beberapa ekor ternak ayam yang dibedah, kuat dugaan matinya ratusan ternak ayam karena terserang virus Newcastle Desease (Tetelo).

Hal itu kata dia dilihat dari ciri-ciri yang mengantuk, jengger membiru dan terlihat lunglai.

“Saat ini bersama tim, kami sedang di Kecamatan Siatasbarita untuk memastikan penyakit apa yang menyerang ternak warga. Beberapa ekor ayam yang kami bedah, hasilnya mengarah kepada virus ND,” katanya.

Ronny juga menghimbau agar warga tidak membuang bangkai ayam secara sembarangan untuk mencegah penularan ke wilayah sekitarnya.

” Penyebaran virus tetelo ini termasuk fatal dan mematikan, Oleh karena itu warga kami minta segera melaporkan apabila ditemukan kasus baru di daerah lain,” imbaunya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *