Dikira Petugas Imigrasi, Polisi di Cengkareng Diserang WNA Nigeria

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. (Suara.com/M Yasir).

MEDANHEADLINES.COM – Personel Subdit Tindak Pidana Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mendapat perlawanan, saat hendak menangkap Warga Negara Asing (WNA) asal Nigeria di Apartemen Green Park View, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (27/6). Bahkan, sekitar 60 WNA mengeroyok personel yang sedang menjalankan tugas.

Sebelum kejadian, sebanyak 12 personel mendatangi apartemen untuk menangkap WN Nigeria yang terlibat kasus kejahatan online. Akan tetapi, belum sempat mengamankan pelaku mereka malah diserang.

Keadaan itu dipicu setelah seorang WNA yang menetap di apartemen meneriaki petugas kerena mengira yang merazia mereka adalah pihak imigrasi. WNA lain yang mendengar teriakan sontak keluar kamar dan mengeroyok petugas meskipun sudah disampaikan bahwa mereka adalah polisi.

“Begitu diteriaki, sekelompok diduga WN Nigeria tiba-tiba melakukan perlawan dan mengeroyok lima personel. Padahal anggota sudah sampaikan mereka polisi, tapi WNA itu masih melawan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam keterangannya, Minggu (28/6) dikutip dari suara.com sindikasi medanheadlines.com.

Akibat aksi brutal itu, lima polisi mengalami luka ringan. Teranyar, Polda Metro Jaya bersama Polres Jakarta Barat dan Polsek Cengkareng sudah mengamankan beberapa WNA yang terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

“Semalam ada penambahan dua orang. Jadi totalnya ada 11 WNA yang diamankan,” ungkap Yusri.

Sementara kondisi di Apartemen Green Park View, Cengkareng, Jakarta Barat saat ini disebut sudah aman dan kondusif. (Rha/suara.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *