Ini Panduan dan Tata Cara Lengkap Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Rumah

Ilustrasi salat di rumah, sholat, ibadah. [Shutterstock]

MEDANHEADLINES.COM – Pandemi corona yang sedang terjadi di berbagai belahan bumi membuat umat muslim di seluruh dunia terpaksa melakukan salat Idul Fitri di rumah. Hal yang sama juga berlaku di Indonesia.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahkan telah mengeluarkan Fatwa Nomor 28 Tahun 2020 tentang Panduan Pelaksanaan Salat Idul Fitri saat Pandemi COVID-19.

Berdasarkan fatwa tersebut, salat Idul Fitri boleh dilaksanakan sendirian atau munfarid, terutama saat terjadi wabah penyakit yang belum bisa dikendalikan seperti COVID-19.

Selain MUI, pemerintah juga telah melarang umat muslim untuk melakukan salat Idul Fitri berjamaah di lapangan atau di masjid. Hal ini diungkapkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD.

“[Salat Idul Fitri] dilakukan di masjid atau di lapangan secara berjamaah, kesimpulannya bahwa kegiatan keagamaan yang sifatnya masif termasuk kegiatan yang dilarang oleh Permenkes Nomor 9 tahun 2020 tentang PSBB” katanya, Selasa (19/5/2020).

Lalu, bagaimana cara salat Idul Fitri yang benar? Berikut adalah panduan lengkap dan tata cara salat Idul Fitri di rumah dihimpun dari berbagai informasi:

1. Disunnahkan untuk membaca takbir, tahmid, dan tasbih sebelum melaksanakan salat.

2. Memulai salat dengan menyerukan, “Ash-salaata jami’ah”, tanpa azan dan iqamah.

3. Membaca niat salat Idul Fitri. Apabila berjamaah, sebagai imam/mukmin: Ushalli sunnatan li’idilfitri rak’ataini (makmuman/imaman) lillahi ta’ala. Apabila dilakukan sendirian: Ushallisunnatan li’idilfitri rak’ataini lillahita’ala.

4. Membaca takbiratul ihram sambil mengangkat kedua tangan.

5. Membaca doa iftitah.

6. Membaca takbir sebanyak 7 kali di luar takbiratul ihram, dan diantara takbir itu dianjurkan membaca: Subhanallahi walhamdulillahi walaailaaha illallahu wallahu akbar.

7. Membaca surat Al Fatihah, dilanjutkan membaca surat pendek Al Quran.

8. Rukuk, sujud, duduk diantara dua sujud dan seterusnya hingga berdiri lagi.

9. Rakaat kedua sebelum membaca Al Fatihah, disunnahkan takbir sebanyak 5 kali sambil membaca: Subhanallahi walhamdulillahi walaailaaha illallahu wallahu akbar.

10. Membaca surat Al Fatihah, dilanjutkan membaca surat pendek Al Quran.

11. Rukuk, sujud, dan seterusnya hingga salam.

12. Setelah salam, disunnahkan mendengarkan khotbah Idul Fitri. (red/suara.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *