MEDANHEADLINES.COM, Labuhanbatu Utara – Seorang Kepala Desa di Perkebunan Halimbe, Kecamatan Aeknatas, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara melakukan percobaan rudapaksa terhadap warganya sendiri.
Pria berinisial W itu melakukan percobaan rudapaksa itu saat melakukan penyemprotan disinfektan untuk mencegah penularan COVID-19.
Camat Aeknatas Rojali saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu. Kata dia peristiwa itu terjadi Senin (30/4) lalu. ” Kejadiannya dua Minggu lalu, lebih kurang,” ujar Rozali saat dikonfirmasi, Senin (13/4).
Saat itu, kata Rojali, pihak swasta bersama aparatur desa tengah melakukan penyemprotan. Tibalah giliran penyemprotan ke rumah korban.Kebetulan, saat itu suami korban tidak berada di rumah.
” Jadi selesai penyemprotan kawanya keluar dari rumah korban. Setelah itu dia (Kades) minta air minum kepada si korban. Kemudian entah setan apa yang merasukinya. Dia menarik korban ke kamar,” ungkap Rojali
Saat Sang Kades melancarkan niat jahatnya, anak korban menjerit. Korban pun sontak menjerit meminta pertolongan. Anak korban juga sempat menghalangi niat oknum kepala desa itu melakukan perbuatan bejatnya itu
“Kemudian ada anaknya menjerit, mungkin karena itu terhalang niat dari si Kades. Perempuan ( itu) lalu terjatuh, sebab (lantai) dalam keadaan licin, habis disemprot (disinfektan). Kira-kira seperti itu kronologinya,” ujar Rojali.
Sepengetahuan Rojali korban melaporkan perbuatan W ke Polsek Aeknatas, lalu kemudian kedua pihak sepakat berdamai.”Ya antara si korban dan pelaku sudah berdamai,” pungkasnya.












