PDP Bertambah, Suami dan Istri Dinyatakan Positif di Asahan

MEDANHEADLINES.COM, asahan – Penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Indonesia kian meluas. Pada hari ini 2 (dua) warga yang merupakan suami istri di Kabupaten Asahan tepatnya Kecamatan Simpang Empat dinyatakan positif Pasien Dalam Pengawasan (PDP) oleh Tim Gugus Tugas Covid-19.

Penjelasan tersebut disampaikan oleh juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Asahan H. Rahmat Hidayat Siregar, S.Sos, M.Si dalam siaran persnya yang bertempat di Sekretariat Gugus Tugas Covid-19, Selasa (07/04/2020).

Beliau menyampaikan 2 (dua) warga tersebut salah satunya bekerja sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara yang positif PDP memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta. Pada tanggal 16 Maret 2020 beliau beserta istrinya melakukan pengecekan kesehatan di Rumah Sakit Haji Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran karena mengalami batuk.

Setelah 14 hari menjalani karantina mandiri dirumahnya, pada tanggal 6 April 2020 kedua warga tersebut kembali ke RS. HAMS untuk melihat hasil pemeriksaan. Pengecekan kedua dilakukan menggunakan alat Rapid Test karena pada saat itu istrinya merasa demam. Berdasarkan hasil Rapid Test tersebut kedua warga dinyatakan positif PDP dan telah dirujuk untuk menjalani isolasi di RS. Mata Friska Medan.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Asahan menyampaikan hasil Rapid Test tersebut keakuratannya 80 persen. Hal ini didukung dari pernyataan Achmad Yurianto selaku juru bicara Percepatan Penanganan Covid-19 pada 20 Maret 2020 yang menyampaikan tingkat keberhasilan Rapid Test ini tidak seakurat seperti tes menggunakan Polymerase Chain Reaction (PCR). Karena itu, orang yang dinyatakan positif melalui Rapid Test akan dikonfirmasi ulang dengan tes PCR.

Untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut, Ketua Tim Gugus Tugas Covid H.Surya, B.Sc telah mengambil langkah memerintahkan Camat Simpang Empat, Kapolsek serta Danramil untuk segera mengambil tindakkan salah satunya membersihkan area sekitar rumah kedua warga tersebut beserta tempat usahanya di Rahuning. Selain itu hari ini juga, kita tim gugus tugas melakukan Rapid Test kepada sopir, keluarga dan masyarakat yang sempat berinteraksi dengan keduanya.

Beliau berpesan kepada masyarakat di Kabupaten Asahan agar tetap tenang dan jangan panik karena status keduanya masih positif PDP. Beliau juga mengatakan dalam melakukan pemeriksaan tim medis telah dilengkapi dengan APD yang sesuai standart SOP dan untuk perkembangan pasien berstatus ODP berjumlah 105 orang dan PDP 2 orang.

Kepada rekan-rekan Insan Pers dan masyarakat Asahan beliau menyampaikan agar membantu untuk melaporkan kepada Tim Gugus Tugas Percapatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Asahan, jika ada warga yang memiliki riwayat perjalanan dari tempat yang rawan Covid-19 agar dapat diperiksakan kesehatannya kepukesmas dan Rumah Sakit dengan cepat.

“Marilah kita bersama-sama memutus mata rantai Covid-19 di Kabupaten Asahan, dengan mengurangi aktivitas diluar rumah jika tidak penting, jangan berkumpul-kumpul yang dapat membuat kerumunan massa, pakailah masker jika berpergian dan rajin mencuci tangan dengan sabun dan hand sanitizer,” ungkap beliau. (zal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *