Miliki Riwayat Perjalanan Ke Malaysia, Satu Pasien PDP Asal Tapteng Dirujuk Ke RS Pirngadi

 

MEDANHEADLINES.COM, Tapanuli Tengah – Seorang pasien dalam pemantauan (PDP) Asal Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara ternyata memiliki riwayat perjalanan ke Malaysia beberapa waktu yang lalu.

Hal itu terungkap setelah Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani menggelar jumpa pers yang digelar di halaman rumah dinas Bupati, Senin (6/4) malam.

“Pasien memiliki riwayat pernah melakukan perjalanan ke Malaysia,” katanya.

Dikatakan Bakhtiar, setelah kepulangan dari Malaysia, petugas medis langsung melakukan pemantauan terhadap kondisi pasien.

Saat itu, kata Bakhtiar statusnya ditetapkan menjadi ODP (Orang Dalam Pemantauan).
Kesehatan pasien dipantau selama tujuh hari.

“Setelah 14 hari, kesehatan pasien masih belum membaik. Pasien mengalami batuk dan deman dengan suhu tubuh 38% Celsius. Dengan kondisi itu, statusnya naik menjadi pasien PDP,” jelas Bakhtiar.

Bakhtiar mengaku, saat ini pihak RSUD Pandan telah melakukan rujukan ke rumah sakit Pirngadi Medan. Pasien diberangkatkan sekira pukul 23.15 WIB dengan menggunakan ambulance.

Di sana, perempuan berstatus PDP itu dibawa oleh petugas medis yang dilengkapi dengan ADP (Alat Pelindung Diri).

“Melalui hasil laboratorium, pasien juga memiliki riwayat TB Paru,” katanya.

Dengan ditetapkannya satu orang pasien PDP di Tapteng, Bakhtiar pun meminta agar masyarakat untuk lebih patuh kepada peraturan pemerintah.

Masyarakat diharapkan untuk tetap berada di rumah dan mengurangi aktifitas di luar rumah. Atau melakukan yang disebut social distanting.

“Kita berharap kepada masyarakat agar bersama-sama untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan cara mematuhi peraturan pemerintah. Mudah-mudahan kedepannya tidak ada lagi warga yang berstatus PDP di Tapteng,” ucapnya.

Dengan adanya status PDP di Tapteng, Bakhtiar meminta agar masyarakat tidak terpengaruh dengan berita hoax tentang kondisi yang dialami pasien.

Sebab, kata Bakhtiar hingga kini belum ada pihak yang bisa memastikan bahwa warganya itu positif mengidap virus Covid-19.

“Mari kita sama-sama menunggu hasil pemeriksaan dari petugas medis yang di sana (Medan). Dan mudah-mudahan hasilnya negatif dari virus Covid-19,” katanya.(hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *