Dampak Virus Corona, Lyon Alami Kerugian Rp 32 Miliar Per Laga Kandang

Pemain depan Juventus Cristiano Ronaldo terdiam selama putaran leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Lyon melawan Juventus di Stadion Parque Olympique Lyonnais, Perancis, Kamis (27/2) dini hari WIB. [FRANCK FIFE / AFP]

MEDANHEADLINES.COM – Presiden Lyon Jean Michel Aulas mengonfirmasi klubnya akan kehilangan sekitar 2 juta euro, atau sekitar Rp 32,5 miliar per pertandingan terkait keputusan Pemerintah Prancis yang menyatakan bahwa pertandingan Ligue 1 akan dilakukan secara tertutup atau maksimal hanya disaksikan 1.000 penonton hingga 5 April 2020.

Keputusan tersebut diambil karena Pemerintah Prancis sedang memerangi wabah COVID-19.

Namun, dikutip Antara dari getfootballnews.com, Rabu (11/3/2020), putusan tersebut diganti dengan keputusan LFP yang menetapkan aturan bahwa seluruh pertandingan Ligue 1 dan Ligue 2 akan dimainkan secara tertutup tanpa suporter sampai 15 April.

Pejabat setempat memutuskan bahwa pertandingan antara Lyon versus Reims harus dimainkan secara tertutup, meski ini menjadi pukulan finansial.

Untuk satu kali pertandingan kandang di Ligue 1, Lyon bisa meraup pendapatan sebesar 2 juta euro dari penjualan tiket.

Meski demikian, telah dihitung dengan jumlah pertandingan kandang pada musim ini, baik untuk tim laki-laki maupun tim perempuan pertama, Lyon rugi besar.

Diperkirakan, dari penjualan tiket klub merugi sebesar 20 juta euro, jika larangan bertanding tanpa penonton berlaku hingga akhir musim 2019-2020.(Red/suara.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *